Wow, 350 Gadis Indonesia Tawarkan Keperawanannya Lewat Situs Cinderella Escorts

ilustrasi lelang keperawanan@klik bontang
ilustrasi lelang keperawanan@klik bontang

Diketahui sebanyak 350 gadis Indonesia menawarkan “keperawanannya” lewat situs Cinderella Escorts yang bermarkas di Jerman. Meskipun para gadis itu belum dimuat karena proses menunggu, namun sudah  banyak orang kaya Indonesia yang membooking dengan harga tinggi, termasuk dari seorang politisi ternama.

BantenTribun.id—Sudah 350 orang perempuan Indonesia yang mendaftarkan diri untuk lelang keperawanan melalui situs Cinderella Escort yang bermarkas di Jerman.

Dilansir dari laman Tribun, Jan Zakobielski (27), pemilik situs Cinderella Escort ini, mengatakan  memiliki stok perawan wanita Indoesia. Menurut Jan, jumlah perawan Indonesia yang sudah mengajukan diri untuk lelang keperawanan sudah mencapai 350 orang.

Lewat wawancara khususnya, Jan menyampaikan pendaftar dari Indonesia hingga saat ini belum bisa ditampilkan dalam situsnya  karena masih menunggu proses penayangan secara bergantian. Namun, Ia memastikan  pihaknya sudah mendapat banyak bookingan dari orang kaya Indonesia.

Permintaan yang datang dari para pengusaha Indonesia, sepertinya datang setiap hari. Bahkan menurutnya, ada seorang politisi Indonesia yang terkenal, ikut pula mengajukan penawaran lelang perawan dengan harga cukup tinggi.

Sayang, Jan, tidak bisa mengungkapkan nama politisi tersebut.

Meskipun dibanyak negara free sex ditentang, menurut Jan, pihaknya hanya beroperasi di negara-negara yang melegalkan praktik tersebut. Seorang klien yang ingin berkencan, kata Jan, keduanya harus datang dan bertemu di Jerman.

Pemesan keperwawanan atau pembeli melalui situs ini, harus mengirimkan  uangnya terlebih dulu sebesar 10 persen melalui akun bank yang diberitahukan kemudian.

Jika sudah terjadi deal, orang itu dinyatakan sebagai pemenang lelang untuk mendapatkan  sang perawan. Selanjutnya pihak Cinderella akan  datang bersama si perawan untuk bertemu si pembeli.

Setelah itu ditandatangani kontrak dan 90 persen uang sisa diterima secara tunai. Sebesar 80 persennya, uang tersebut diberikan kepada gadis yang siap menjual keperawanannya.

Situs Cinderella Escorts yang sudah 3 tahun menjalankan praktik bisnisnya ini, mensyaratkan bagi pendaftarnya untuk mengirimkan  sertifikat hasil penilaian kedewasaan dari psikolog.

Jan Zakobielski, merasa yakin jika pihaknya akan memiliki setidaknya 50 persen lebih sedikit di dalam penerapannya mengenai perawan yang ada di Indonesia saat ini dan mendatang. (red/kar*)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.