Wow, 2 Juta Dolar, Potensi Transaksi Kopi Indonesia di London Cofee Festival

london cofee festival
london cofee festival

Dari even tersebut, potensi transaksi kopi premium asal tanah air itu mencapai 2 juta dolar atau sekitar Rp. 28,3 miliar.

BantenTribun.id- Tak bisa disangkal, Indonesia merupakan negeri kaya akan hasil alam, dan kopi kini menjadi primadonanya. Hal itu terbukti dalam sebuah even pameran bertajuk London Cofee Festival – Pameran kopi terbesar di Eropa yang berlangsung di Truman Brewery, London, Inggris.

Dari even tersebut, potensi transaksi kopi premium asal tanah air itu mencapai 2 juta dolar atau sekitar Rp. 28,3 miliar.

Dilansir dari KataData, dalam even itu, Indonesia menampilkan 24 varietas biji kopi premium yang digawangi oleh tiga pelaku usaha kopi, yaitu Work Cofee Indonesia, PT Seribu Satu Rasa Walking Drums dan Ngopi Internasional Limited.

Terkait jenih Kopi yang dihadirikan dalam even pameran di London itu, Indonesia membawa beberapa produk andalan, selain Gayo dan Mandailing, sebut saja Kopi Kintamani, Solok Radjo, Tolu Batak, Garut Kasuga, Enrekang Nating, Bajawa, Mount Halu dan Gunung Tilu. Kopi-kopi tersebut memiliki cita rasa yang tak kalah unik dan khas dibanding kopi premium lainnya.

Menurut Atase Perdagangan Indonesia di London, Nur Rakhman Setyoko, Kopi Indonesia yang dikenal di Inggris baru Kopi Gayo dan Kopi Mandailing, ia pun berharap, selepas pameran orang Inggris bisa mengenal kopi-kopi premium Indonesia lainnya.

Nurakhman juga menambahkan bila Indonesia mengadakan sesi cicip kopi untuk menarik perhatian dan memperkenalkan produk. Program itu pun mendapat perhatian dan sambutan antusias dari pengunjung pameran dan mendatangkan pembeli potensial.

“Keikutsertaan Indonesia merupakan yang pertama kali, hal ini menunjukan bahwa kopi Indonesia digemari masyarakat dunia.” Ujar Nurakhman.

Minum kopi di Inggris dan Eropa pada umumnya telah menjadi trend dan gaya hidup baru masyarakat. Data British Cofee menunjukan, bila orang Inggris mengkonsumsi setidaknya 95 juta cangkir kopi setiap hari.

Even pameran di Inggris sendiri diikuti oleh 250 peserta, dengan jumlah pengunjung mencapai 30 ribu orang. Mereka yang berkunjung diantaranya importir, pedagang grosir, hingga para pemilik kafe.

Sementara Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor kopi Indonesia ke Inggris pada tahun 2018 mencapai US$ 24,49 juta dna volume mencapai 7 ribu ton lebih. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.