Walikota Tangsel : Dulu Taman Bacaan Masyarakat Tak Dianggarkan, Sekarang Sudah Mumpuni

Taman Bacaan Masyarakat di Kota Tangerang Selatan sudah terasa perannya dalam membangun literasi, meski penuh perjuangan di awal.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mendorong TBM melakukan inovasi supaya minat baca anak tetap terjaga.

taman bacaan masyarakat
Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat membuka Rakor Taman Bacaan Masyarakat Tangerang Selatan

BantenTribun.id- Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany bercerita tentang para pejuang literasi  Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Tangerang Selatan, dulu dan kini.

Menurut Airin, Jikia dulu TBM belum dianggarkan di APBD, sekarang perannya sangat terasa dalam membangun literasi di Tangsel.

“Dulu sebelum dianggarkan kita dorong masyarakat yang cinta literasi membangun Taman Bacaan Masyarakat di rumah, ada yang diruang tamu, atau dimanapun.” Ungkap Airin saat jadi keynote speaker di acara Rapat Koordinasi (Rakor) Taman Bacaan Masyarakat Tangerang Selatan di Cedung, Perpustakaan Ciater, Serpong.

Airin mengaku, perjuangan para pecinta literasi termasuk mereka yang fokus membangun TBM patut di apresiasi.

Menurutnya kehadiran Taman Bacaan Masyarakat mampu mendongkrak program literasi di Tangsel dan berpengaruh terhadap minat baca, terutama anak-anak.

“Literasi membaca sudah terasa di lingkungan anak-anak, sekarang tinggal kita dorong invoasinya. Saya kira pegiat TBM bisa melakukan itu. Saya percaya” Ungkap Airin.

Selain peran yang makin terasa di masyarakat. Walikota kelahiran Banjar Jawa Barat juga mengatakan Taman Bacaan Masyarakat di Tangerang Selatan juga sudah sangat mumpuni untuk membantu pemerintah. Khususnya dalam meningkatkan literasi.

“Akan kita buatkan ruang sekretariat yang mana sudah direncanakan oleh perangkat daerah terkait. Insya Allah di tahun 2021 mendatang.” Ungkap Airin.

Airin juga berpesan agar para pegiat TBM dan juga warga tangerang untuk menjaga fasilitas literasi itu. Ia juga menitipkan TBM yang sudah dibangun oleh Dinas Pendidikan serta Dinas Perpustakaan.

Kedua perangkat daerah itu menurut Airin menjadi leading sektor dalam pengembangan literasi di Kota Tangerang Selatan.

“Meningkatkan literasi masyarakat bukan hanya tugas pimpinan daerah. Jadi TBM ini terus diberdayakan, supaya anak-anak kita bisa tahu dan bisa memiliki wawasan literasi yang banyak.” Pungkasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.