Update Covid 19 India: Peningkatan Kasus Tertinggi Di Dunia dengan 100 Ribu Lebih Kematian

Update kasus Covid 19 India mencapat angka tertinggi dalam kasus harian. Sementara jumlah kematian akibat virus itu mencapai lebih dari 100 ribu orang.

covid 19 india
covid 19 india. Foto Ketut Subiyakto Pexels

BantenTribun.id- Pandemi Covid 19 belum menemukan tanda-tanda akan berhenti di seluruh dunia. Negara yang paling parah menerima dampak seperti India juga mengalami hal yang sama.

Di negeri hindustan tingkat kematian warga akibat Covid 19 bahkan mencapai 100,000 jiwa. Angka itu menjadi tiga besar tertinggi selain Amerika Serikat dan Brasil.

Saat ini jumlah warga terinfeksi Covid 19 India telah mencapai 6.4 juta kasus. Jumlah kasus harian mencapai 79 ribu lebih, dan menjadi angka infeksi harian tertinggi di dunia.

Covid 19 di berbagai negara termasuk India menyasar siapa saja tak peduli apa pun profesinya. Beberapa waktu lalu keluarga artis legenda India Amitabachan, putranya Abishek, serta menantunya Aiswarya Rai juga mengalami infeksi Covid 19.

Covid 19 di India seperti di banyak negara lain di dunia juga telah meruntuhkan sendi-sendi ekonomi.

Apalagi negara dibawha pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi itu telah melakukan Lockdown, sejak Maret. Hal itu menjadi penyebab ekonomi makin ambruk.

Industri film India yang terkenal di dunia Bollywood juga terkena imbasnya. Bollywood rupanya belum seinovatif Industri Film Korea Selatan. Meski negeri ginseng juga dilanda kasus yang sama, namun industri hiburan mereka malah bisa eksis saat ini.

Peluang peningkatan kasus di India masih sangat mungkin terjadi. Salahsatunya dalam Festival Hindu Diwali yang akan digelar 14 November 2020 nanti.

Pakar kesehatan terus khawatir dengan kondisi India, mengingat Festival Hindu Diwali bisa saja menjadi kluster penularan baru.

“Kami telah melihat kurva yang melambat baru-baru ini, tapi Covid 19 India mungkin akan ada lagi lewat gelombang baru.” Ungkap Bhramar Mukherjee, seorang Profesor Biostatistik dan Epidemiolog di Universitas Michigan, pada Chanel News Asia.

Menurut Bhramar, saat ini 7 persen dari populasi India telah terpapar virus. “Kekebalan kawanan atau Herd Immunity juga masih jauh.” Terangnya.

Bhramar mengatakan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19 India bisa saja melonjak dua kali lipat. “Tergantung seberapa efektif warga patuh pada protokol kesehatan.” Pungkasnya. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.