Teknologi Kecerdasan Buatan Milik Alibaba Sanggup Deteksi Pneumonia Corona Dalam Hitungan Menit

kecerdasan buatan

Perusahaan penyedia informasi media Jepang M3 bekerjasama dengan Alibaba untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan guna meningkatkan performa pengujian Covid-19 yang saat ini masih mengandalkan Polymerase Chain Reaction (PCR).

BantenTribun.id- Kecerdasan buatan (AI) besutan Alibaba tengah mengembangkan sistem diagnosa untuk mempecepat indentifikasi pneumonia pada Covid-19 dalam gambar CT Scan.

Perusahaan penyedia informasi medis Jepang M3 bekerjasama dengan Alibaba untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan guna meningkatkan performa pengujian Covid-19 yang saat ini masih mengandalkan Polymerase Chain Reaction (PCR).

Dilansir dari Nikkei Asian Review, sistem pengujian dengan kecerdasan buatan Alibaba tengah menunggu persetujuan dari Kementerian Kesehatan Jepang.

Jika lolos uji, rencananya M3 akan mendistribusikannya ke beberapa Rumah Sakit di Jepang.

Pihak Rumah Sakit nantinya akan mengirimkan hasil pemindaian CT Scan atau Tomografi ke sistem komputer M3 dimana pneumonia karena Covid-19 akan diketahui dalam skala 1 sampai dengan 5.

Selanjutnya data diagnosa dengan kecerdasan buatan itu akan digunakan secara ekslusif di Jepang.

Alibaba mengklaim alat diagnosa buatannya telah digunakan di Rumah Sakit di China, khususnya di Wuhan Provinsi Hubei.

Menurut mereka, sistem itu mampu mendeteksi infeksi Covid-19 dalam waktu kurang dari satu menit dengan akurasi hingga 90 persen.

Bila penggunaan teknologi AI itu benar-benar disetujui oleh otoritas kesehatan jepang, maka negara itu melangkah lebih maju dalam penelitian Covid-19.

Saat ini negara matahar terbit itu memiliki tes PCR berbasis air liur, dan tertinggal dibanding cina. AI diharapkan bisa membantu diagnosa lebih cepat dan mengurangi risiko pasien Covid-19 ke meja perawatan.

Soal teknologi pengembangan medis, sepertinya Jepang terlebih Cina akan meninggalkan eropa.

Saat ini di eropa tepatnya di Jerman juga tengah mengambangkan perangkat lunak untuk CT Scan Peneumonia karena Covid-19. Negara itu bahkan akan mendistribusikan ke lembaga medis diseluruh dunia utuk tujuan peneleitian. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.