Tangis Andik dan Hansamu Pasca Duel Semifinal Piala Presiden

andik dan hansamu

BantenTribun.id- Ada nuansa lain dalam duel sengit semifinal Piala Presiden 2019 antara Madura United vs Persebaya Surabaya.

Tangisan Andik Vermansyah dan Hansamu Yama memberi warna tersendiri. Betapa tidak keduanya adalah dua sosok yang sangat mencintai The Green Force Persebaya Surabaya.

Andik adalah sosok pesepakbola yang dibesarkan oleh klub asal Jawa Timur itu, permainannya tumbuh dan berkembang di klub itu, sebelum akhirnya melanglang buana ke negeri tetangga.

Keinginan Andik untuk tidak dimainkan saat kontra Persebaya juga menjadi berita hangat sebelum pertandingan berlangsung, meski akhirnya ia harus profesional dan harus menghadapi tim yang dicintainya.

Alhasil di leg pertama, saat tim yang dibelanya, Madura United kalah di leg pertama, dengan skor 1-0, tangisan andik pecah dihadapan 50 ribu bonek kala itu.

Hansamu Haru dan Bangga
Tak hanya Andik, pemain timnas dan Persebaya, Hansamu Yama juga menangis haru sekaligus bangga, karena kini menjadi bagian dari Green Force dan dicintai Bonek.

Hansamu adalah bonek atau pecinta Persebaya, ia pun harus bertualang lebih dulu ke Barito Putera sebelum akhirnya dipinang Persebaya.

Hansamu setidaknya sedang meniti jalan juara di Piala Presiden 2019. Pasalnya ia menjadi pemain penentu kemenangan Persebaya kontra Madura United di leg kedua, dengan skor 3-2 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Sabtu (6/3).

Kecintaan dan loyalitas keduanya kepada tim yang dibela dan dicintainya, menjadi bukti sepakbola bukan sekedar profesionalitas tapi cinta dan emosi. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.