Tak Berijin, Kapal MV Fon Tai Hongkong Disandarkan Bareskrim Polri di Dermaga Indah Kiat

 

Kapal berbendera Hongkong, Fon Tai, dipaksa diderek dan disandarkan di dermaga Indah Kiat karena tak berijin (foto-ist-BantenTribun)

Kapal MV. Fon Tai  berbendera Hongkong yang berlabuh jangkar di perairan Indonesia tidak memiliki ijin. Kapal berbobot GT 32.983 Ton, Jenis  Bulk Carier ini,  melanggar UU NO 17 tahun 2008 tentang pelayaran PP no 36 tahun 2002 tentang hak dan kewajiban kapal asing dalam melaksanakan lintas damai di perairan Indonesia.

Cilegon, BantenTribun.id– Kapal MV.Fon Tai jenis Bulk Carier berbendera Hongkong dengan 22 ABK WNA, dipaksa diderek paksa dari perairan Tg. Sekong, Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak dan disandarkan di Dermaga 6 PT. Indah Kiat Merak Kelurahan Tamansari  Kecamatan  Pulo Merak Kota Cilegon, Jumat, 29 Mei 2020 sekitar pukul 18.30 Wib.

Kapal MV. Fon Tai, bermuatan  Prime Steel Billets  sekitar 52.372 Ton ini di tarik Kapal TB. Tirtayasa IV – 216 dan Tirtayasa I -212 oleh Tim Bareskrim Mabes Polri diduga saat bongkar muatan. Kapal ini diawaki 15 WN China dan 7 WN Myanmar. Mereka tidak diijinkan turun kapal dan dalam pengawasan Bareskrim Polri.

Dugaan awal pelanggaran MV. Fon Tai dari Pemeriksaan KRI sebelum diserahkan ke Bareskrim Mabes Polri yakni selain berlabuh jangkar di perairan Indonesia tanpa ijin, melakukan pemanfaatan ruang laut secara menetap dengan tidak memiliki izin lokasi, Kapten kapal di duga melakukan tindak pidana penggelapan dan atau pelanggaran kesalahan prosedur pelayararan, juga tidak menyalakan AIS sehingga diduga melakukan tindakan ilegal.

MV Fon Tai, menghilang dari pantauan sejak Januari 2020 karena mematikan Automatic Identification System (AIS). Kapal yang semula berlayar dari Dubai menuju Merak Banten ini telah mengalihkan route pelayaran tanpa diketahui.

Diketahui, Fon Tai juga merupakan Kapal Tangkapan TNI AL pada tangal 05 Maret 2020 di perairan Timur Pulau Bintan Batam dan dilabuh jangkar di perairan Tj.Sekong lebak.gede Kota Cilegon dengan pengawasan Lanal Banten kemudian  diserahkan kepada Bareskrim Mabes Polri untuk dilaksanakan proses pemeriksaan lanjutan.(gun/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.