Striker Muda Persija, Dipulangkan Shin Tae-yong

Kejutan terjadi saat Shi Tae-yong pelaith timnas asal Korea Selatan memulangkan striker muda Persija Sutan Diego Zico dalam pemusatan latihan persiapan Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan.

Selain Zico ada sepuluh pemain lain yang dipulangkan pada tahap ini.

striker muda persija
Sutan Diego Zico, striker muda persija yang tersingkir dari seleksi timnas, foto: instagram sutan zico

BantenTribun.id- Kejutan terjadi dalam pemusatan latihan Timnas U-19 yang disiapkan untuk Piala Asia 2020 Uzbekistan. Pelatih Shin Tae-yong baru saja memulangkan 11 pemain dari 46 pemain yang dipanggil, satu diantaranya adalah striker muda Persija Jakarta, Sutan Diego Zico.

Dari sebelas pemain yang dipulangkan pelatih asal Korea itu, striker muda Persija itu paling disorot.

Bukan tanpa alasan, Sutan Zico sebelumnya adalah andalan Fachri Husaini untuk mendobrak pertahanan lawan baik saat di U-16 maupun U-19.

Bersama Bagus Kahfi, Zico kerap menjadi pilihan Fachri saat itu. Zico punya naluri menyerang yang baik, dan itu dibuktikan dalam banyak laga.

Prestasi terbaik striker muda Persija ini adalah saat menjadi top skor dalam kualifikasi Piala Asia U-16. Ia mencetak sepuluh gol dalam 3 pertandingan.

Selanjutnya ia pun berkiprah di Piala Asia AFF U-16 dan Piala Asia U-16, namun performanya terbilang menurun dan lini depan praktis menjadi milik Bagus Kahfi.

Alasan Shin Tae-yong pulangkan Striker Muda Persija

Soal pencoretan 11 pemain, termasuk zico menurut Shin Tae-yong adalah hal biasa dalam sebuah seleksi. “Mereka yang dicoret bukan berarti kalah, tapi kami harus memilih yang terbaik,” ungkapnya seperti ditulis laman resmi PSSI, Rabu )12/8).

Pelatih timnas asal Korea Selatan itu mengaku akan tetap memberi kesempatan kepada mereka  dalam turnamen lain jika layak.

Selain Piala Asia di Uzbekistan, Indonesia memang akan menggelar kompetisi bergengsi dalam ajang Piala Dunia U-2020. Dalam kompetisi itu, timnas garuda muda akan menjadi tuan rumah.

Zico sang Striker muda Persija itu punya kans untuk bermain bila sanggup membuktikan kapasitasnya dan meyakinkan Shin Tae-yong.

Berkat Kurniawan Dwi Yulianto

Sutan Diego Zico merupakan aset timnas, bakatnya sudah terlihat sejak kecil. Ia punya kelebihan dalam eksekusi tendangan ke gawang, kecepatan tendangannya di atas rata-rata, dan itulah yang menyebabkan dirinya berani bertanding dengan pemain lebih tua sejak usianya masih satu digit, alias 8 tahun.

Karena kelebihannya itu, Zico yang kini menjadi striker muda Persija sering dipinjam oleh beberapa Sekolah Sepak Bola untuk mengikuti berbagai kejuaraan.

Bakatnya mulai dilirik oleh mantan pemain timnas ‘si kurus’ Kurniawan Dwi Yulianto saat berusia 12 tahun.

Kurniawan meminta Zico untuk mengikuti Adidas Predator Hunt di Jakarta, hasilnya dari ratusan pemain yang ikut seleksi, Zico menjadi 1 dari 5 pemain terpilih dan berhak mendapatkan sponsorship dari perusahaan sepatu olahraga dunia Adidas.

Kuniawan juga mengajak Zico berlatih di Chelsea Soccer Club Indonesia. Ia pun terpilih klub itu bertanding di Siangpura yang kemudian mengantarkannya berangkat ke Jerman, mengikuti Bayern Youth Cup di negara itu.

Berikutnya, seperti diketahui, bakatnya diendus timnas U-16, dan ia terpilih menjadi skuad timnas di Kualifikasi Piala Asia, dan berikutnya berkontribusi di Piala AFF U-16 dua tahun lalu. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.