Separuh ASN Banten Bisa Bekerja Di Rumah

ASN Banten yang bekerja di rumah bisa separuhnya. Ini Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 65 tahun 2020, dimana pengaturan kerja ASN di kantor (WFO) berdasarkan zonasi risiko.

asn banten
foto-ilustrasi-ASN- Banten

Pandeglang, BantenTribun.id– Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kembali mengatur sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait meningkatnya kasus Covid-19 di banyak daerah.

Melalui Surat Edaran (SE) Nomor Nomor 65 Tahun 2020. Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, meminta daerah untuk mengatur jumlah ASN yang bekerja di kantor atau Work from Office (WFO), berdasarkan data zonasi risiko yang dikeluarkan Satuan Tugas (Satgas Covid-19).

Merujuk pada SE yang terbit pada tanggal 4 September 2020 itu, maka untuk daerah yang berada pada zona tidak terdampak/tidak ada kasus, Pejabat Pembina Kepegawaian setempat bisa mengatur ASN untuk bekerja di kantor paling banyak 100 persen.

Sementara untuk risiko rendah, maka pejabat pembina kepegawaian di daerah setempat bisa mengatur ASN yang bekerja dikantor paling banyak 75 persen di unit kerjas instansi bersangkutan.

Kemudian untuk daerah dengan zona risiko sedang, maka pejabat pembina kepegawaian bisa mengatur jumlah ASN yang bekerja di kantor paling banyak 50 persen.

Terakhir untuk wilayah dengan zonasi risiko tinggi, maka jumlah ASN yang bekerja di Kantor maksimal 25 persen pada unit kerja bersangkutan.

Sebelumnya, Menpan RB pernah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 58 tahun 2020, tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru.

Menurut Menpan, SE nomor 58/2020 itu tentap berlaku dan merupakan satu kesatuan dengan SE 67/2020.

Salah satu alasan Menpan menerbitkan SE tentang Sistem Kerja Baru ASN berdasarkan zonasi risiko, karena banyak daerah di luar DKI yang masuk zona risiko tinggi. Ia meminta daerah patuh dengan edaran tu.

“Saya berharap Surat Edaran yang baru ini benar-benar diterapkan instansi pemerintah pusat dan daerah, sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19.” terangnya, seperti ditulis dalam rilis resmi lembaga yang dipimpinya.

Lebih lanjut, Tjahjo juga mengingatkan agar ASN di berbagai instansi baik pusat maupun daerah menjadi figur teladan dan pelopor dalam menjalankan protokol kesehatan.

Namun ia juga meminta agar ASN tetap bekerja optimal dan produktif dalam menjalankan tugas pemerintahan dan layanan kepada publik.

“ASN harus menjadi contoh di lingkungannya masing-masing dengan selalu mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, rutin cuci tangan, dan menjaga jarak,” tegasnya.

asn banten
Resiko covid -19 meningkat, ASN Banten Bisa bekerja dari rumah

Separuh ASN Banten Bisa Bekerja Di Rumah

Jika merujuk pada Surat Edaran Menpan tentang Sistem Kerja Baru berdasarkan zonasi risiko, maka hampir separuh ASN di Banten bisa bekerja di rumah.

Pasalanya beradasarkan data per 6 September 2020, mayoritas wilayah Kabupaten/Kota di Banten berada pada risiko sedang.

Sementara wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang berada pada zona risiko tinggi penularan Covid-19.

Dengan demikian, khusus wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang, porsi ASN yang bekerja di Kantor bisa mencapai maksimal 25 persen, dan sisanya 75 persen bisa bekerja di rumah.(red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.