Sandro Tonali: Gabung Dengan Milan Adalah Tujuan Saya

Bagi Sandro Tonali, Gabung Dengan Milan adalah tujuannya. “Saya adalah Milanista sejak kecil, keluarga dan orang di tempat saya tinggal juga sama.” Ungkapnya.

gabung dengan milan
Sandro Tonali (Tengah) saat Gabung Milan. Foto: Laman resmi AC Milan

BantenTribun.id- Salah satu kebahagiaan seorang pesepak bola adalah bisa bergabung dengan tim dan pemain idolanya. Hal itulah yang kini dialami punggawa baru AC Milan, Sandro Tonali.

Pemain 20 tahun yang juga punggawa Tim Azzuri U21 mengaku saat ada tawaran dari klub idolanya tak ada lagi yang pikirkan kecuali bergabung.

“Saya sangat bersemangat dengan Milan. Rossoneri adalah idola saya sejak dulu, saya Milanista seperti juga orang-orang di Sant’Angelo, tempat dimana saya dan ayah tinggal. Mereka adalah Milanista. Itulah mengapa Milan jadi tujuan saya” Ungkap Tonali dalam konferensi pers, seperti dilaporkan di laman resmi Milan.

Tonali menceritakan kronologi awal ketiak ada tawaran gabung dengan Milan.

“Awalnya saya hanya diam, tak banyak bicara ketika AC Milan tertarik pada saya. Kemudian saya dengan tenang menelpon agen. Saya ingin bergabung.” Kata Tonali.

Dan hal itupun kini terbukti, Tonali sukses gabung dengan Milan, dan kini bernomor punggung 8. Ia telah mengikuti sesi latihan di Milan. Bahkan telah melakoni ujicoba dengan mantan timnya Brescia.

Gabung Dengan Milan Dan Obrolan Dengan Maldini

Sebagai seorang gelandang bertahan. Tonali sangat mengidolakan Gennaro Gattuso.

“Ia idola saya sejak kecil. Kini ia pun telah menjadi pelatih hebat.” Ujarnya

Meski Gattuso idolanya, faktanya banyak pengamat yang menilai Tonali bermain seperti Pirlo, atau bahkan gabungan antara “teknik halus” Pirlo dan garangnya Gattuso.

Selain itu, pria yang pernah bermain di Piacenzai juga menceritakan tentang momennya saat bicara dengan legenda Milan, Paolo Maldini.

“Bertatap muka dengan Paolo Maldini sangat luar biasa, Indah dan sangat menyenangkan bisa bekerjasama dengannya.” Tambah Tonali.

Sandro Tonali

Sandro Tonali adalah pemain kelahiran Lodi Italia 20 tahun lalu. Ia berposisi sebagai Gelandang Bertahan, meski diawal karir ia ditempatkan sebagai second striker.

Cerita yang persis sama dengan pendahulunya di Milan Andre Pirlo. Pria yang kini menjadi pelatih Juventus itu juga memulai karir di Brescia.

Pirlo juga seorang second striker, sebelum akhirnya disulap jadi gelandang.

Kehebatan Tonali di lini tengah Brescia diakui manajernya kala itu. Ia bahkan masuk dalam ‘development squad’ Brescia saat usianya 16 tahun.

Sandro Tonali kemudian diperacya pelatih Brescia untuk bertanding di tim inti pada tahun 2017. Debutnya kala itu terjadi di Serie B. Turun sebagai pemain pengganti, Brescia saat itu takluk oleh US Avellino engan skor 1-2.

Sejak itu, pelatih Brescia memberi banyak kepercayaan padanya. Timnas Italia pun memanggilnya, dan ia bergabung dengan timnas U19 untuk Piala Eropa.

Saat itu Italia sukses mealju ke Final, dan takluk oleh Portugal.

Berkat permainan apiknya di Brescia, kini Tonali gabung dengan Milan. Bersama Stefano Pioli anak muda itu mulai menatap masa depan. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.