Saat Tempat Terdingin Mulai Diserang Gelombang Panas, Jadi Kekhawatiran Lain Setelah Wabah Corona

tempat terdingin

Seperti dilaporkan NBC,  salahsatu tempat terdingin di bumi yakni Khatanga telah mengalami gelombang panas, dan menjadi yang terparah sejak beberapa pekan terakhir.

BantenTribun.id- Dunia kini tengah berada dalam kekhawatiran akibat serangan virus Corona. Saat gelombang pertama dibeberapa tempat belum berakhir, serangan berikutnya dalam gelombang kedua harus diwaspadai.

Kini, selain infeksi Corona, dunia juga harus waspada dengan perubahan iklim (Climate Changes) yang makin terasa.

Seperti dilaporkan NBC,  salahsatu tempat terdingin di bumi yakni Khatanga telah mengalami gelombang panas, dan menjadi yang terparah sejak beberapa pekan terakhir.

Kota di sekitar Siberia, Rusia itu mencatat peningkatan suhu yang diluar kebiasaan. Suhu ditempat itu mencapai 80 derajat Fahrenheit, padahal secara historis, paling tinggi hanya mencapai 59 derajat Fahrenheit.

Warga pun banyak yang memilih keluar rumah, pergi ke tempat-tempat populer untuk berjemur.

Sementara para ahli tengah berpikir, dan memberi lonceng peringatan soal kemungkinan bencana kebakaran.

Tahun lalu, Organisasi Metereologi Dunia melaporkan bila telah terjadi kebakaran di beberapa titik di Khatanga dan dampaknya asap pun menyelimuti beberapa area besar di seluruh Uni Eropa.

Kelompok pecinta lingkungan Green Peace juga mengambil perhatian untuk perubahan iklim pada salahsatu tempat terdingin itu.

“Sangat mungkin bila tahun ini, akan ada bencana kebakaran lain di Siberia,” ungkap Anton Beneslavsky, pakar kebakaran Green Peace Rusia seperti dilansir dari NBC.

Sementara Robert Rohde, seorang ilmuwan Berkeley Earth menulis dalam twitterya, soal anomali suhu di Rusia. Ia menyatakan ada rekor baru dalam kenaikan suhu di Rusia, dan itu yang terbesar yang pernah dilihat dalam rata-rata nasional. (red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.