Rastra 2018 Tanpa biaya Tebus dan Dijanjikan dengan Kualitas Medium

Tati Suwagiharti, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang (foto dok BantenTribun)
Tati Suwagiharti, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang (foto kar/ dok. BantenTribun)

Bantuan sosial Beras Sejahtera (Rastra) tahun 2018, dipastikan sesaat lagi akan disalurkan dan dapat dinikmati Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Masyarakat Pandeglang, tanpa biaya tebus alias gratis.

Meskipun  tahun ini tiap keluarga penerima manfaat hanya mendapat jatah 10 Kg, namun pemerintah menjanjikan kualitas beras  yang dibagikan kualitas medium.

Pandeglang,BantenTribun.idTahun ini, terdapat perubahan mekanisme penyaluran program Bansos Rastra  serta  jumlah beras yang bakal diterima. Selain dijanjikan kualitas beras medium atau jauh lebih baik dari Rastra tahun lalu, penerima bansos beras Rastra ini juga gratis alias tidak perlu lagi menebus, meski jumlahnya lebih sedikit dibanding tahun lalu.

Pemerintah  berjanji serius dan berupaya menyalurkan  Bansos Rastra dan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) tahun ini dengan tepat waktu.

5 Desember lalu , Presiden Jokowi, memimpin langsung ratas tentang evaluasi BPNT tahun lalu dan persiapan tahun ini, ingin memastikan pelaksanaan Bansos Rastra dan BPNT dapat terlaksana lebih baik.

Pemerintah, melalui Mendagri, telah mengirimkan surat kepada seluruh bupati- walikota di Indonesia, tanggal 8 Desember 2017.

Surat perihal pelaksanaan program Rastra dan BPNT tahun 2018 tersebut berisi pemberitahuan perubahan subsidi beras sejahtera menjadi bantuan sosial pangan beras sejahtera yang akan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 10 Kg perbulan dengan kualitas beras medium dan tanpa biaya tebus.

Untuk Bantuan Sosial Pangan Non Tunai (BPNT) akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera(KKS) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp 110.000,- perbulan, untuk membeli beras dan atau telur di agen penjual bahan pangan yang sudah bekerja sama dengan bank penyalur.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Tati Suwagiharti, membenarkan jika pada tahun ini tata cara penyaluran Bansos, jumlah Keluarga PenerimaManfaat dan jumlah Beras Rastra yang akan diterima mengalami perubahan.

Suran Mendagri tentang Rastra
Surat  Mendagri tentang Rastra

“Saya baru menerima tembusan suratnya. Penerima Bansos Beras Rastra tahun ini memang tidak lagi disertai biaya tebus seperti tahun lalu. Namun untuk detail tekhnis dan mekanismenya kami baru akan rapat besok di Provisi besok ( Kamis,11/1-red). Penjelasan  lengkapnya besok kita sampaikan ya,”  kata Tati kepada BantenTribun lewat selulernya, Rabu,(10/1/18/).

Fokus utama  yang menjadi perhatian serius Pemerintah yaitu jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT Tahun 2018, waktu pelaksanaan penyaluran BPNT, dan implikasi yang perlu diantisipasi.

Sasaran penerima program ini telah disepakati menggunakan  data sasaran penerima BPNT dan bansos rastra menggunakan Basis Data Terpadu (BDT) Tahun 2015.

Perluasan penyaluran BPNT Tahun 2018 rencanantya akan dilaksanakan dalam 4 tahap, yakni tahap I pada Februari, tahap II pada Maret, tahap III pada Juli, dan tahap IV pada Agustus. Total KPM program bansos pangan adalah sebesar 15,498,936  KPM yang tersebar di 514 Kab/Kota.*(kar)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.