Puluhan Paguron Ikuti Festival Pencak Silat Tradisional Pandeglang

Festival pencak silat tradisional Pandeglang bukan saja menjadi ajang silaturahmi antar paguron atau padepokan. Tapi menjadi ajang ‘talentscouting’ mencari bakat-bakat baru pencak silat dari tanah para jawara.

festival pencak silat tradisional
Aksi Pencak Silat, Foto Nurhaipin La Manna, BantenTribun

BantenTribun.id-  Sebagai daerah yang identik dengan identitas ‘jawara.’ Banten, khususnya Pandeglang punya banyak paguron atau padepokan s

Silaturahmi antar paguron atau padepokan perlu terus dijalin, agar pencak silat sebagai sebuah budaya, dan ajang prestasi bisa diraih.

Terkait hal itu, Ikatan Pencak Silat  Indonesia (IPSI) Kabupaten Pandeglang mengadakan festival pencak silat tradisional yang diikuti oleh 25 paguron atau padepokan.

Bupati Pandeglang Irna Narulita yang hadir membuka acara, mengatakan. Festival pencak silat Pandeglang akan menjadi ajang silaturahmi untuk menjemput prestasi.

Dalam pencak silat kekuatannya tidak hanya fisik namun batin juga harus diasah.” Ungkap Irna saat membuka Festival Pencak Silat IPSI Pandeglang di PKBM Berkah, Minggu 13 September 2020.

Lebih lanjut Irna juga berharap, lewat festival ini, Pandeglang mampu melahirkan pesilat-pesilat tangguh yang berprestasi. Bukan hanya di daerah, tapi nasional dan internasional.

“Saya apresiasi IPSI Pandeglang yang sudah banyak mencetak bakat-bakat muda Pencak Silat. Alhamdulillah pada Pekan Olah Raga Nasional (PON) ada putra daerah Pandeglang yang mewakili Provinsi Banten.” Terangnya.

Senada denga Irna, ketua IPSI Banten, Ajat Sudrajat mengatakan pencak silat adalah bagian dari budaya bangsa. Kita harus menaga dan melestarikannya. “Pencak Silat harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri.” Ungkap Ajat.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Surya Galung mengatakan. Acara festival silat tradisionalini akan menjadi cikal bakal lahirnya bakat-bakat silat asli Pandeglang yang akan berkontribusi di even Provinsi maupun nasional.

“Tujuannya untuk menggali potensi silat dikalangan anak muda Pandeglang. Saya berharap nanti ada atlet berprestasi dari sini yang bisa unjuk gigi di Provinsi maupun nasional.” Ungkap pria yang juga menjabat Wakil Ketua IPSI Pandelgang.

Beragai perguruan seperti Macan Putih, Maung Banten, Lodya Pakua Jajar Anom, Pusaka Titisan hingga Maung Pande menjadi peserta festival pencak silat tradisional ini.

Sementara berbagai atraksi baik dari seni tunggal putera/puteri, serta rampak akan dipertontonkan oleh puluhan peserta. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.