Prediksi Timnas U19 vs Kroasia Ala Pecinta Bola Pandeglang

 

Prediksi timnas u19 vs Kroasia dari pecinta bola Pandeglang, berharap yang terbaik untuk kemenangan timnas. Tapi mengingat peringkat dan skill pemain lawan, banyak yang pesimis, timnas bisa menang.

Timnas U-19 , malam ini bakal jajal kekuatan kroasia

BantenTribun.id– Tim Nasional U- 19 Indonesia bakal melakoni laga uji coba kedua dalam training center mereka di negeri Balkan.

Lawan Garuda Muda di Pertandingan kedua ini adalah tuan rumah Kroasia.

Pertandingan sendiri akan digelar di SRC Mladost Cakovec, Selasa (8/9) malam.

Kroasia tentu bukan tim kaleng-kaleng. Hasil pembinaan usia muda mereka sudah terlihat dalam beberapa dekade. Di Piala Dunia terakhir, timnas senior mereka bahkan sukses melaju ke partai final.

Alasan lain, betapa beratnya beban timnas kontra Kroasia tentu pada hasil sebelumnya.

Kroasia sukses menggulung Bulgaria dengan skor telak 3-0 di laga perdana. Selanjutnya, pasukan Josip Simunic sukses menggulung Arab Saudi dengan skor 4-3 dilaga kedua.

Sementara David Maulana dan kolega harus menerima kekalahan telak dari Bulgaria dengan skor yang juga telak 3-0.

Konsentrasi pasukan Shin Tae-yong hilang di menit akhir babak kedua. Hal itu membuat mereka harus menerima kebobolan tiga kali secara beruntun.

Meksi begitu, Asuhan Shin Tae-yong tentu telah belajar dari pengalaman laga perdana. Disiplin dan konsentrasi sepanjang pertandingan menjadi kunci, setidaknya tidak kebobolan. Syukur jika menang.

Transisi Kepelatihan

Dalam laga pertama kontra Bulgaria, Timnas asuhan Shin Tae-yong terlihat kesulitan melakukan koordinasi serangan.

Gaya pelatih asal Korea Selatan itu jelas berbeda dengan pelatih timnas u-19 sebelumnya Fachri Husaini.

Fachri seperti paham dengan ‘Local Indegenous’ pemain Indonesia. Cepat, bergerak dari sayap, plus umpan pendek ala tiki-taka. Formasi 4-3-3 sering dipakai Fachri sejak membina generasi timnas ini di U-16.

Sementara Shin Tae Young lebih senang dengan formasi 4-4-2. Bermain sederhana, dimana pemain diminta untuk tidak memegang bola terlalu lama. Stabilitas antar lini, plus kekuatan fisik dan konsentrasi menjadi tuntutan utama di masa kepelatihannya.

Hasil gemblengan pelatih Korea Selatan itu memang terlihat di laga perdana, pertahanan timnas U-19 terlihat kokoh di babak pertama. Kekuatan fisik juga lebih baik, khususnya dalam duel udara.

Meski begitu, kreativitas lini tengah belum terlihat menonjol, belum lagi dua sayap saat di laga perdana juga belum terlihat perannya. Alhasil striker yang dibebankan pada Irfan Jauhari dan Supriadi tidak mampu berbuat banyak.

Prediksi Timnas U19 ala Pecinta Bola Pandeglang

Shin Tae-yong dan PSSI pimpinan Iwan Bule memang tak menargetkan kemenangan di laga uji coba kali ini. Shin Tae-yong sedang menyiapkan komposisi yang pas untuk racikannya kali ini.

Wajar kiranya, bila banyak pecinta bola memprediksi, prediksi Timnas U19 bakal menelan kekalahan di laga kedua kontra Kroasia itu. Termasuk pecinta timnas dari Pandeglang.

Eka Supriayatna misalnya, pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang ini memprediksi Timnas u-19 bakal dibantai 5 gol tanpa balas.

“Saya berharap timnas bisa menang, tapi bila melihat peringkat dan skill individu lawan, timnas sepertinya akan dibantai Kroasia,” ujarnya.

Senada dengan Eka, Aripudin, Kepala SMPN Panimbang memprediksi timnas akan kalah dengan skor 2-0.

Begitu juga Muhaemin, Wakil Sekretaris KONI Pandeglang ini memperkirakan timnas bakal keok dengan skor 3-2.

“Bagaimanapu juga, Kroasia merupakan salah satu kiblat sepak bola di Eropa, dan langganan piala dunia,” ungkapnya.

Meski banyak yang menilai timnas bakal kalah, tapi ada juga beberapa pecinta bola Pandeglang yang berharap timnas bakal menang.

Dede Sumantri, anggota DPRD Pandeglang meramal timnas bakal menang dengan skor 2-0.

Sementara Kadiskomsantik Pandeglang, Girgijantoro memprediksi timnas menang tipis 2-1 atau setidaknya draw 1-1.

Setiap orang boleh saja memprediksi bahkan berharap timnas u-19 menang. Lagi pula bola itu bundar, dan situasi bisa berubah selama wasit belum meniup peluit panjang.

Kita lihat saja malam ini, apa yang bisa diperbuat Brilian Nagita Aldama dan kolega saat laga kontra Korasia. Menang apa kalah? (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.