Update Petisi Bangun Jalan InsyaAllah, Tidak Cukup Sampai Disini

petisi jalan InsyaAllah
foto kondisi jalan, petisi Ujung Kulon

Menanggapi komentar bupati, menurut Hudan,  justru mempertegas bahwa “perhatian pemerintah terhadap akses Jalan Taman Nasional Ujung Kulon adalah Nol”, karena status jalan yang ada di Ujung kulon dinilai Non Status.

Pandeglang,BantenTribun.id- Hudan zulkarnaen warga Sumur, penggagas petisi berisi permintaan agar Bupati Pandeglang membangun jalan dari Kecamatan Cimanggu sampai Sumur sebagai akses kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, terus ter-update.

Hudan, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah merespon dan mendukung perbaikan jalan tersebut. Ia juga menyampaikan  tidak cukup sampai disini.

Jalan tersebut, yang selama ini oleh warga disebut sebagai Jalan Raya InsyaAllah, tak kunjung diperbaiki, bahkan dibeberapa lokasi tidak pernah dibangun. Ini menjadi fokus petisi tersebut.

Pernyataan Hudan, menanggapi komentar Bupati Pandeglang yang mengatakan “Jalan yang ada di Ujung Kulon adalah Non Status” seperti di kutip laman berita ternama.

“Non status semuanya di situ, ayo masukan APBD kami Rp 5-10 miliar, mengapa tidak. Tetapi kami tidak sanggup sendiri, Pemprov Banten harus membantu kami, begitu juga pemerintah pusat,” komentar Bupati Irna Narulita di laman tersebut.

Menanggapi komentar ini, menurut Hudan,  justru mempertegas bahwa “perhatian pemerintah terhadap akses di jalan Taman Nasional Ujung Kulon adalah Nol”, karena status jalan yang ada di Ujung kulon Non Status.

Selain itu, masih menurut Hudan, pernyataan itu juga menunjukan bahwa lemahnya Pemerintah Daerah Pandeglang dan Provinsi Banten, karena wilayah Ujung Kulon berada di wilayah tersebut.

Membaca hal tersebut, Hudan memastikan tidak akan berhenti dan “Tidak Cukup Sampai  Disini”. Ia mengingatkan agar jalur jalan yang menjadi fokus petisi, tidak sampai memakan korban pengendara berikutnya sampai “tiga tahun” karena akses jalan menuju Ujung Kulon sangat berbahaya bagi pengendara.

Hudan Zulkarnaen, memastikan  akan mengirim surat kepada Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono disertai sejumlah fakta dan petisi agar menteri segera memperbaiki jalan Taman Nasional Ujung Kulon.

selain itu, ia juga akan memanfaatkan platform Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat untuk menyampaikan masalah Jalan InsyaAllah tersebut.*(kar)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.