Perpres 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024, Banten Tidak Termasuk

perpres 63 tahun 2020
Ilustrasi Nelayan: Foto; Istimewa

BantenTribun.id- Belum lama ini presiden Joko Widodo telah menetapakn Peraturan Presiden (Perpres) 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal 2020-2024.

Peraturan tersebut didasarkan pada pertimbangan ketentuan pasal 6 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Menurut Perpres tersebut, kriteria Daerah Tertinggal merupakan kabupaten yang wilayah serta masayrakatnya kurang berkembang dibanding dengan daerah lain dalam skala nasional.

Beberapa kriteria yang menjadi dasar penetapan apakah daerah tersebu termasuk kategori tertinggal atau tidak adalah: kondisi perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas, serta karakteristik daerah.

Dalam Perpres 63 Tahun 2020 tersebut juga disebutkan bila pemerintah secara berkala (setiap 5 tahun) melakukan evaluasi dan menetapkan daerah mana saja yang masih termasuk kategori tertinggal.

Evaluasi dilakukan menggunakan metode penghitungan komposit, dan analisis kualitatif

Perpres 63 Tahun 2020, menyatakan beberapa daerah yang masuk kategori tertinggal diantaranya:

Sumatera Utara : Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat,

Sumatera Barat : Kepulauan Mentawai

Sumatera Selatan : Kabupaten Musi Rawas Utara

Lampung : Kabupaten Pesisir Barat

Nusa Tenggara barat : Lombok Utara

Nusa Tenggara Timur : Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Alor, Lembata, Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, Sabu Raijua, Malaka.

Sulawesi Tengah : Donggala, Tojo Una Una, Sigi

Maluku : Maluku Tenggara Barat, Kepulauan Aru, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, Buru Selatan,

Maluku Utara : Kepulauan Sula, Pulau Taliabu

Papua Barat: Teluk Bintuni, Sorong Selatan, Sorong, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak.

Papua: Nabire, Jaya Wijaya, Paniai, Puncak Jaya, Boven Digoel, Mappi, Asmat, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Keerom, Waropen, Supiori, Memberamo Raya, Nduga, Lanny Jaya, Memberamo Tengah, Yalimo, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya dan Deiyai.

Dalam Perpres 63 Tahun 2020, tidak ada satupun wilayah di Provinsi Banten yang masuk kategori daerah tertinggal. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.