Pemkab Lebak Dukung Gerakan Desa Bersih Narkoba

Pemerintah Kabupaten Lebak, melalui Wakil Bupati Ade Sumardi mengaku mendukung penuh Gerakan Desa Bersih Narkoba yang digagas Perank.

Narkoba merupakan benda berbahaya yang mengancam generasi muda lebak khususnya, dan genarasi bangsa Indonesia secara umum.

gerakan desa bersih narkoba
Audiensi Perank dengan Wabup Lebak, soal gerakan desa bersih narkoba. foto (humas lebak)

BantenTribun.id- Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) merupakan benda yang berbahaya, merusak generasi bangsa, termasuk generasi Kabupaten Lebak.

Saat ini distribusi narkoba bukan hanya di perkotaan, tapi juga menyasar ke pelosok pedesaan. Oleh karena itu perlu langkah yang efekti melalui program dan gerakan yang mengakomodir penyelesaian masalah tersebut.

Sadar dengan kondisi itu, Perkumpulan Anti Narkoba (Perank) menggagas Gerakan Desa Bersih Narkoba, agar masyarakat, khususnya warga lebak sadar akan pentingnya edukasi soal narkoba dan termasuk bahaya yang mengancam generasi.

“Gerakan Desa Bersih Narkoba nantinya akan kita kemas dalam bentuk talkshaw dan sosialisasi di radio, serta membuat pamflet anti narkoba yagn akan disebar ke seluruh desa di Lebak,” ungkap Didi Suharyadi, Ketua Perank, saat audiensi dengan Wakil Bupati Lebak, (29/7).

Didi sadar, Perank tidak bisa bekerja sendiri dalam menyukseskan gerakan tersebut, “kami butuh dukungan pemerintah, salahsatunya dengan audiensi ini” ungkapnya.

Didi menyadari, tanpa bantuan banyak pihak, gerakan bersih desa anti narkoba itu tidak akan berjalan maksimal, tapi pihaknya mengaku akan terus berkomitmen dalam perang melawan narkoba.

“Kami berkomitmen untuk untuk terus berperang melawan narkoba guna menyelematkan generasi muda kita” kata Didi.

“Kami harap Gerakan Desa Bersih Narkoba dapat  mencegah penyalahgunaan narkoba khususnya bagi generasi muda lebak,” tambah Didi.

Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi yang menyambut sekaligus mendengarkan paparan Perank mengaku mendukung penuh Gerakan tersebut.

“Saya mendukung gerakan ini, sosialisasi pencegahan dan bahaya narkotba harus sampai ke seluruh desa di Kabupaten Lebak,” tegasnya.

Lebih lanjut Ade yang juga ketua Badan Narkotika Kabupaten Lebak, meminta jajarannya, khususnya Dinas Kominfo Lebak untuk membantu Perank dalam melakukan talkshow dan sosialisasi narkob lewat radio pemerintah daerah milik Kabupaten Lebak, Multatuli FM. (kar/humas lebak)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.