Pasca Pandemi, Ini Sektor Wisata Yang Diminati Warga “Enam Dua”

sektor wisata yang diminati warga

Pasca pandemi masyarakat butuh hiburan termasuk berwisata, kira-kira Sektor Wisata yang diminati warga “enam dua” apa ya?

BantetnTribun.id- Pandemi Covid-19 telah memukul sendi kehidupan warga masyarakat. Sektor pariwisata dianggap paling parah terkena dampak.

Kebijakan Penerapan PSBB, anjuran untuk tetap di rumah, serta penutupan tempat wisata oleh pemerintah diberbagai level kewenangan, membuat sektor ini mati suri.

Namun bila pandemi telah usai, maka bisa dipastikan warga “enam dua” akan berbondong-bondong menuju tempat wisata, baik untuk menghilangkan gabut akut maupun sekedar menghirup udara segar yang makin langka.

GM Business Strategy Management HIS Travel Indonesia, Duma Asiana menjelaskan masyarakat akan terdorong untuk jalan-jalan keluar rumah untuk sekedar menikmati udara segar dan keindahan alam.

“Kejenuhan akibat di rumah saja akan mendorong orang untuk jalan-jalan keluar rumah untuk sekedar menikmati udara segar atau keindahan alam, ungkap Duma seperti dikutip dari laman Industry.

Oleh karena itu, menurutnya sektor wisata yang diminati warga “+62” diawal meredanya Covid-19 adalah wisata alam.

Menurut Duma, wisata alam akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan dengan resiko yagn rendah.

“Selain berlibu di alam jug abisa memberikan keleluasaan untuk menjaga jarak fisik dengan wisatawan lain,” tambah Duma.

Meski begitu warga akan memilih wisata alam dengan berbagai kriteria yang mengacu pada upaya menghindari dampak infeksi corona.

Faktor jarak dan aktivitas yang bisa dilakukan di spot wisata akan menjadi pertimbangan utama.

“Wisatawan akan terlebih dahulu memilih liburan dengan jarak dekat di kawasan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya atau sering kita sebut staycation.” ujar Duma.

Road Trip atau berkendara dengan kendaraan pribadi apalagi untuk jarak jauh sepertinya belum akan dilakukan, mengingat harus ada effort lebih untuk melakukan hal itu. “Tidak mustahil, masyarakat ingin berlibur hanya dengan stay di hotel di akhir pekan karena kerinduan menikmati layanan tinggal di hotel,” pungkasnya Duma. (red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.