Park Ji Sung: Ferguson Tidak Seperti Yang Kalian Pikir

park ji sung
Park Ji Sung/Flickr by Magnus D

Park Ji Sung: Sir Alex adalah orang yang berbeda, tapi tidak seperti yang dipikir banyak orang, dia memperlakukan saya dengan sangat baik, saya sering melihatnya tersenyum, terkadang dia terlihat santai di sesi latihan,”

BantenTribun.id- Masih ingat dengan Park Ji Sung? Legenda sepak bola Korea Selatan ini bisa dibilang telah menjadi figur teladan bagi banyak pemain muda di negeri ginseng bahkan asia secara umum.

Betapa tidak, kiprahnya bersama PSV Eindhoven dan Manchester United telah merubah paradigma eropa soal kemampuan pemain Asia.

Park pernah mengantar PSV Eindhoven sampai ke babak semi final, dan Setan Merah pun tertarik untuk memboyongnya.

Di Old Trafford, Park Ji Sung bukan sekedar lewat, ia masuk skuad reguler dan kerap dimainkan pelatih Manchester United kala itu, Alex Ferguson.

Soal Alex Ferguson, belum lama ini, Park mengungkap kisahnya bersama pelatih asal Skotlandia itu. Menurutnya, pribadi Ferguson tidak seperti yang dipikir banyak orang.

“Sir Alex adalah orang yang berbeda, tapi tidak seperti yang dipikir banyak orang, dia memperlakukan saya dengan sangat baik, saya sering melihatnya tersenyum, terkadang dia terlihat santai di sesi latihan,” ungkap Park Ji Sung, pada sesi wawancara dengan AFC.

Menurutnya, Sir Alex tidak suka dengan pemain yang malas dan sulit berkembang. Pelatih legendaris Manchester United itu selalu ingin menularkan semangat, ketegangan dan intensitas kepada semua pemain.

“Dia memperhatikan dengan sangat cermat, dan dia sepertinya selalu punya waktu yang tepat untuk melakukan yang benar. Maksudku, dia tahu kapan waktunya untuk bersikap baik dan kapan bersikap lebih keras. Dia benar-benar mengendalikan suasana” tambah Park.

Park Ji Sung bermain selama 7 musim bersama Manchester United, dan banyak waktu yang ia lewati bersama sang pelatih, Sir Alex Ferguson.

Ia telah menjadi figur teladan bagi pemain-pemain Korea Selatan yang kini berkiprah di Eropa seperti Son Heung-Min. Lee Chung-Yong dan punggawa Verona Lee Seung-Woo.

Park juga menjadi orang asia pertama yang bisa bermain di final Liga Champion Eropa meski dengan hasil pahit. Dua kali ke final, kali pula klubnya kalah oleh asukan Pep Guardiola. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.