Pandeglang Dipastikan Lolos dari Ancaman Penolakan Pengajuan Formasi CPNS 2018, 500 Formasi Diusulkan

Kepala BKD Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta, memastikan daerahnya tidak masuk dalam daftar pemda yang terancam tidak bisa mengajukan formasi CPNS tahun ini, karena postur belanja pegawainya melebihi syarat yang ditentukan Kemenpan-RB (fot0-BantenTribun)
Kepala BKD Kabupaten Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta, memastikan daerahnya tidak masuk dalam daftar pemda yang terancam tidak bisa mengajukan formasi CPNS tahun ini, karena postur belanja pegawainya melebihi syarat yang ditentukan Kemenpan-RB (fot0-BantenTribun)

Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), memastikan jika Kabupaten Pandeglang tidak termasuk dari 134 Pemda yang “terancam” tidak bisa mengajukan tambahan formasi CPNS Tahun 2018. Hal ini karena pos belanja pegawai Pandeglang kurang dari 50 persen dalam Postur APBD-nya, seperti  syarat yang ditentukan Kementerian PAN-RB.

Pandeglang, BantenTribun.id- Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta, memastikan jika Pemerintah Kabupaten Pandeglang lolos atau tidak termasuk salah satu dari 134 Pemda yang terancam tidak bisa mengajukan tambahan formasi CPNS tahun 2018 ini. Kepastian ini disampaikan Fahmi, disela-sela pelantikan pejabat eselon III dan IV, di  ruang Oproom Setda Pandeglang, Kamis(15/3).

“Secara persyaratan, Kabupaten Pandeglang aman dan bisa mengajukan tambahan formasi CPNS sesuai kebutuhan daerah, karena postur belanja pegawai dalam APBD Pandeglang, kurang dari 50 persen, seperti yang ditentukan Kementerian PAN-RB,” kata Fahmi kepada BantenTribun.

Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset (DPKA) Kabupaten Pandeglang, Ramadani, membenarkan jika postur belanja pegawai dalam APBD Pandeglang tahun 2018 tidak melampaui 50 persen.

“Postur belanja pegawai kita dalam APBD sekitar 48 persen,” kata Ramadani, dihubungi terpisah, kepada bantenTribun.

Baca Juga :

Gawat, 134 PemdaTerancam Tak Bisa Ajukan Tambahan Formasi CPNS Tahun Ini

Kabar kepastian ini sekaligus menghapus kekhawatiran masyarakat, jika Kabupaten Pandeglang akan ditolak dalam pengajuan formasi CPNS yang diperkirakan dibuka pasca pelaksanaan pilkada serentak,  bulan Juni depan.

Fahmi menjelaskan, formasi CPNS yang diusulkan Kabupaten Pandeglang sebanyak 500 orang. Jumlah itu untuk memenuhi kekurangan dan kebutuhan pegawai tenaga pendidik dan kesehatan, sesuai prioritas kemenpan-RB. Namun demikian, lanjut Fahmi, Pandeglang juga mengusulkan penambahan untuk tenaga tehnis pariwisata, pertanian dan akuntansi, sesui formasi yang dibutuhkan Pandeglang.

“Kementerian juga memberikan kesempatan untuk mengusulkan formasi CPNS yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Jumlah yang diusulkan untuk formasi tersebut sebanyak 500 orang, berapa yang disetujui Kemenpan,  kita masih menunggu kabar pastinya,” terang Fahmi.

Kepala BKD ini juga meminta masyarakat agar tidak mempercayai kabar yang beredar, yang menyebutkan jumlah usulan CPNS dari Pandeglang sebanyak 200- an.

“Kabar yang beredar dan menyebut jumlah usulan 200-an itu salah,  yang benar yang diusulkan sebanyak 500 formasi, berapa yang disetujui Kemenpan, ya kita tunggu nanti kabar selanjutnya,” ucapnya. (kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.