Narji Cagur Jadi Petani, Minta Mentan Perluas Akses Informasi

Narji Cagur punya hobi baru, bertani. Terkait hal itu ia meminta Kementerian pertanian membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.

akses informasi
Narji jadi petani minta mentan perluas informasi. foto: tangkapan layar youtube Narji TV

BantenTribun.id- Lama tak muncul di televisi. Narji yang dikenal sebagai pelawak dan tergabung dalam grup lawak Cagur ternyata punya hobi baru.

Pelawak yang segrup dengan Deni dan Wendi Cagur ternyata tengah menekuni dunia barunya. Sebagai petani.

“Hasilnya lumayan, awalnya saat mengajak warga untuk memanfaatkan lahan sengetak di Tangerang Selatan, dan kita tanami macam tanaman. Kini mereka mulai menuai hasilnya.” Ungkap Narji Senin 20 September 2020, pada Sinar Tani.

Pria bernama lengkap Sunarji itu merupakan penggagas kelompok tani Sengketa, di Tangerang Selatan.

Kini Kelompok tani yang ia gagas telah meraup untung jutaan setiap kali panen.

“Untungnya lumayan ternyata, petani bisa meraup Rp 2 juta dari hasil panennya. Tanaman yang ditanam pun beragam. Ada singkong, tanaman hias hingga sayuran.” Imbuh Narji.

Lebih lanjut Narji juga meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian untuk membuka askes informasi seluas-luasnya tentang budidaya pertanian.

Ia berharap, dengan keterbukaan informasi, petani binaannya juga petani lain bisa menyerap informasi lebih cepat.

“Dulu saya mendapat pengetahuan pertanian hanya dari kelompok tani saja. Sekarang berkat informasi dari Kementerian Pertanian, saya bisa menambah banyak pengetahuan. Sangat membantu.” Jelasnya.

Narji juga mengatakan, keterbatasan lahan sebenarnya bukan kendala utama, selama petani memiliki pengetahuan tentang budidaya pertanian yang efektif, mulai dari pemilihan jenis tanaman, pembenihan, penanaman, metode tanam, pemeliharaan dan sebagainya.

“Oleh karenanya Kementan buka akses informasi seluas-luasnya. Dengan begitu masyarakat bisa mengakses dan paham, dan menarik minat mereka untuk bertani.” Harap Narji.

Senada dengan Narji, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menilai, memanfaatkan lahan, termasuk pekarangan saat ini sangat penting menjawab ancaman kelangkaan pangan karena pandemi.

Senada dengan Narji dan Menten, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi juga mengatakan, pemanfaatan lahan sempit dan pekarangan bisa menjadi bagian dari perbaikan gizi. Selain itu menambah income bagi keluarga dan masyarakat.

“Masyarakat bisa memanfaatkan lahan, dan hasilnya beguna untuk meningkatkan gizi, hingga menambah pemasukan.” Pungkas Agung. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.