Mobil Mewah di Jakarta Banyak Ngemplang Pajak

Anis Baswedan perlihatkan contoh mobil mewah pengemplang pajak di Balai Kota, Jumat,(12-1) foto @ liputan 6
Anis Baswedan perlihatkan contoh mobil mewah pengemplang pajak di Balai Kota, Jumat,(12-1) foto @ liputan 6

Mobil mewah atau sering disebut supercar yang banyak bersliweran di Jakarta, ternyata banyak yang ngemplang pajak kendaraan bermotor. Sedikitnya ada 744 supercar berbagai merk yang belum memenuhi kewajibannya. Total pajak yang belum terbayarkan dari jumlah itu sebesar Rp 26 milyar.

Pandeglang, BantenTribun.id –Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, mengumumkan data kendaraan mewah roda empat yang mengemplang pajak. Total pajak yang belum terbayarkan sebesar Rp 26 miliar dari 744 mobil tersebut.

Jumlah kendaraan pengemplang pajak tersebut berasal dari berbagai merk ,diantaranya Lamborgini, Ferrary, Roll royce, Bentley, Aston Martin, Mercedez Benz, Porsche, BMW, Lexus, Landrover,  yang semuanya berharga  diatas Rp 1 miliar.

Dari data yang dikeluarkan Pemprov DKI, jumlah supercar yang mengemplang pajak, terbanyak di Jakarta Selatan dengan 228 kendaraan dengan nilai pajak Rp7,5 milyar. Lalu Jakarta Barat dengan 166 mobil dengan nilai pajak Rp 6,1 milyar, disusul Jakarta Utara dengan jumlah 140 dan nilai pajak Rp 4,8 milyar. Jakarta Pusat dengan 117 mobil dengan nilai pajak Rp 4,4 milyar, dan sebanyak 93 mobil mewah dengan nilai pajak 3,3 milyar berada di Jakarta Timur.

Anis menilai, para pemilik mobil mewah itu sebenarnya berkemampuan secara ekonomi dan tidak sulit untuk membayar pajak. Menurut Anies, sebagian kendaraan pribadi tersebut dicatat atas nama perusahaan.

“Harga mobil mewah ini di atas satu miliar, itu kan kendaraan yang amat mewah,” kata Gubernur Anis, di Balai Kota Jakarta, Jumat,12/1/18, seperti dilansir laman liputan 6.

Menurutnya, rasanya aneh kalau ada CEO naik mobil mewah kayak begini tapi tak bayar pajak. Ia mengimbau agar para penunggak pajak mobil mewah segera melunasi kewajiban pajaknya.

“Kita akan umumkan merek mobilnya dan nomor polisinya. Seluruh kendaraan yang belum membayar akan diketahui nomor polisinya. Bila anda lihat di jalan maka akan tahu bahwa kendaraan itu lalu lalang di kota ini dan tidak menunaikan pajaknya,” kata Anies.

Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, salah seorang pemilik supercar, sangat menyayangkan jika masih banyak pemilik mobil mewah yang belum membayar pajak kendaraannya.

“Apa enaknya naik mobil mewah dan pamer depan mertua atau pacar jika belum membayar pajak. Lagi pula kita tidak merasa tenang jika mengendarai mobil mewah itu dan bertemu operasi atau razia oleh kepolisian,” kata Hotman Paris, saat diwawancara tv one. Sabtu (13/1).

Menurut Hotman, langkah Pemprov DKI yang hanya mengumumkan nomor dan merk mobil mewah pengemplang pajak, dinilai tidak akan efektif. Hal ini, menurutnya, karena banyak supercar yang ada di Jakarta didatangkan dengan cara illegal untuk menghindari pajak pembelian atau pajak pertambahan nilai.

“Jadi karena diselundupkan, maka tidak terdaftar di kepolisian dan sulit terdeteksi siapa pemilik terakhir atau pun pemilik sebenarnya,” jelas Hotman.

Hampir separuh Mobil Mewah Jakarta Belum Lunasi Pajak

Berdasarkan data Pemprov DKI , sebanyak 1 juta 52 ribu dari 2,9 juta kendaraan bermotor roda empat yang aktif di ibu kota belum melunasi kewajiban pajaknya.

Masa tunggakan pajak tersebut bersifat kumulatif, ada yang setahun bahkan tiga tahun. Data dicatat berdasarkan tunggakan sampai tahun 2017.

“Kita mencatat yang sampai 2017 belum dikerjakan. Ada yang sejak awal bayarnya sekali terus enggak bayar lagi,” ungkap Gubernur mantan Mendikbud ini.

Anies menyayangkan kejadian ini dan mengaku tidak akan tinggal diam. Dia berjanji akan mengejar para penunggak pajak kendaraan itu sampai lunas.(red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.