Menilik Kinerja Positif Petani Bawang Merah Di Kabupaten Agam, Bupati ‘Full Support’

petani bawang merah

BantenTribun.id- Bicara kesuksesan di bidang pertanian, bukan hanya berada ditangan petani, melainkan dari seluruh stake holder pendukung, termasuk pemerintah daerah.

Kesuksesan akan diraih oleh petani juga pemerintah daerah manakala keduanya saling bersinergi, petani bekerja keras dan disiplin dalam budidaya, pemerintah daerah memberi dukungan dan fasilitasi dari produksi hingga pemasaran, bila pemerintah daerahnya Cuma ‘omong doang’ jangan mimpi petani bakal sukses dan sejahtera.

Sinergi antara pemerintah daerah dan petani (petani Bawang Merah) yang baik dan memberi bukti seperti yang dilakukan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Seperti ditulis CyberExtention, petani Bawang Merah di Kabupaten Agam berkinerja sangat positif yang ditunjukan oleh meningkatnya  produksi Bawang Merah dari tahun ke tahun.

“Dalam tiga tahun terakhir produksi Bawang Merah di Kabupaten Agam terus meningkat, bila di ahun 2017 produksi sebesar 3,369 ton, maka pada tahun 2019 sudah mencapai 5,168 ton,” ungkap Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Emrizal.

Emrizal juga mengungkap rahasia dibalik suksesnya pertanian Bawang Merah di Kabupaten tempat ia bekerja.

Menurutnya peran penyuluh sangat penting dalam melakukan bimbingan kepada petani, “kinerja positif petani Bawang Merah di Agam tak lepas dari peran penyuluh pertanian yang setia turun ke lapangan meski masih dalam pandemi Corona,” ungkap Emrizal.

Selain peran penyuluh, Emrizal juga menyoroti perhatian Bupati Agam, Indra Catri yang memberi dukungan penuh (full support) pada petani Bawang Merah di Agam.

Bupati lulusan ITB itu telah menyalurkan bantuan sarana produksi berupa benih, mulsa, dan pupuk untuk pengembangan pertanaman Bawang Merah di Kabupaten Agam.

Adanya bimbingan penyuluh dan perhatian pemerintah dalam hal ini Bupati Agam, nampaknya berdampak pada makin meningkatnya kinerja petani Bawang Merah di daerah itu.

Bila peningkatan produksi kembali di capai pada tahun 2020, meski di masa pandemi Corona, maka Kabupaten Agam, telah memiliki arah yang sama dengan Kementerian Pertanian dalam mengembangkan komoditas pertanian spesifik lokasi. (red/Cybex Pertanian)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.