Mengubah Cara Makan Dapat Mengurangi Kecemasan, Benarkah?

mengurangi kecemasan

Dokter dan penulis Dr. Michael Mosley menyatakan merubah cara anda makan dapat membuat perbedaan besar dan mengurangi kecemasan.

BantenTribun.id– Pandemi, Lockdown, dan kini pelonggaran dan new normal. Tetap saja hal itu bukan berarti kita aman dari infeksi Corona.

Kasus baru ditemukan tiap hari, bahkan di beberapa tempat mencapai pada titik tertinggi.

Dampaknya masih banyak orang di dunia yang berada dalam tekanan dan tingkat kecemasan yang tinggi.

Di Inggris misalnya, hampir setengah dari orang di negara itu dilaporkan mengalamai tingakat kecemasan yang tinggi dan meningkat 21 persen dibanding tahun lalu. Padahal cemas dan Stres dapat merusak tubuh dalam jangka panjang.

Dilansir dari The Mirror, Dokter dan penulis Dr. Michael Mosley menyatakan merubah cara anda makan dapat membuat perbedaan besar dan mengurangi tingkat kecemasan.

Penulis buku The Fast 800 menjelaskan pola makan dengan puasa intermitten, seperti diet 5:2 terbukti dapat mengurangi stres.

“Mungkin dengan pengaturan pola makan dapat meningkatkan kadar faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (BDNF), ini melindungi terhadap efek toksik dan stres.” jelas Mosley.

BDNF adalah protein yang dapat merangsang terciptanya sel-se otak baru dan koneksi otak baru, itu juga berfungsi sebagai anti depresi alami.

Lebih lanjut, Dr Mosley juga yakin bila menjalani diet gaya mediterania yang rendah karbohidrat tapi berprotein tinggi juga menjadi kunci berkurangnya stres.

“Banyak penelitian menunjukan bila diet mediteranian dapat mengurangi kecemasan dan depresi.” Jelas Dr. Moesley.

Selain menjelaskan soal diet mediteranian, Dr Moesley juga memberikan beberapa jenis makanan rendah kalori yang dapat mengurangi kecemasan, seperti Kompot berry hangat dengan yoghurt, Ayam Masala, Salad Salmon, Panekuk Blueberry dan sebagainya. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.