Mengapa Tidak Semua Orang Pintar Jadi Kaya?

mengapa tidak semua orang pintar jadi kaya
mengapa tidak semua orang pintar jadi kaya. foto pixabay

Saya yakin banyak yang bertanya mengapa tidak semua orang pintar menjadi kaya, padahal saat sekolah atau kuliah masa depannya seperti akan cerah nyatanya tidak.

BantenTribun.id- Waktu sekolah atau kuliah, banyak dari kita senang melihat orang-orang yang pintar. Indeks Prestasi Cumlaude bahkan Suma Cumlaude, nilai ujian selalu di atas rata-rata, tak pernah mengalami remedial, dan ditungguin banyak orang, terutama saat ada pekerjaan rumah yang sulit dikerjakan.

Kadang kita juga menduga, bila setelah lulus nanti masa depannya akan cerah, karena dibutuhkan banyak orang.

Berikutnya, kadang kita juga kagum dengan teman sekolah atau kuliah yang populer, pandai bergaul, selalu berpenampilan menarik, pokoknya terlihat perfect lah.

Kita juga menduga teman yang pintar bergaul ini masa depannya akan cerah, karena disenangi dan selalu ditunggu banyak orang.

Tapi setelah lulus dan beberapa tahun berlalu, lalu kita melihat nyatanya kehidupan mereka biasa saja, bahkan sebagian mengalami kesulitan.

Lalu kita pun melihat hal yang sebaliknya. Banyak dari mereka yang sekolah atau saat kuliah biasa-biasa saja, “bisa lulus saja syukurnya bukan main”, ternyata kini menjadi orang yang kaya.

Atau bahkan kita terkejut, ternyata si A, yang sekolahnya tidak lulus, bahkan sempat tidak naik kelas ternyata kini menjadi orang dengan harta tak terhitung.

Apa sebenarnya yang terjadi?

Oke, banyak dari kita menganggap soal kaya atau miskin itu kehendak tuhan, karena jodoh, mati dan rizki itu ditangan-Nya. Jika sudah begitu, tulisan ini cukup sampai disitu. Tapi jika anda ingin menggali lebih dalam, tulisan ini akan dilanjutkan.

Berfikir Solutif

Orang-orang yang sedang belajar di bangku sekolah atau kuliah, kadang terlalu fokus memikirkan prestasi dan menyelesaikan pendidikan. “untuk meringankan beban biaya kuliah yang memberatkan orang tua” terang mereka.

Lalu mereka fokus dengan buku dan menjadi “kutu buku” lalu berharap setelah lulus langsung diterima bekerja dan mendapat penghasilan. Tidak ada yang salah dengan ini, tapi dengan menjadi karyawan pendapatan anda akan datar dan tidak meningkat secara eksponensia.

Padahal sebenarnya ada dimensi lain, jika kita mau membuka dan memperluas cakrawala.

Setiap perusahaan atau orang yang sukses diawali dari memberi solusi dan memecahkan masalah yang dialami banyak orang termasuk banyak dari teman sekolah atau kuliah anda. Facebook, Microsoft menjadi contohnya

Misalnya lagi, saat kita kuliah teman-teman sering mengeluh tak sempat membersihkan toilet di rumah atau kosan karena terlalu sibuk, ini adalah ceruk, kesempatan untuk mulai berbisnis di bidang kebersihan.

Bagi mahasiswa yang jeli ini bisa menjadi sasaran bisnis yang bisa dimulai bahkan saat masih kuliah.

Tidak Semua Orang Pintar Jadi Kaya, Berani Dengan Risiko

Kebanyakan orang pintar terlalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang belum tentu terjadi, banyak perhitungan namun tak banyak bergerak.

Keberanian mengambil risiko adalah jalan menuju kaya, terlihat teoritis sih, tapi bukti pun sudah banyak.

Kita tidak akan pernah tahu apa yang kita hadapi sebenarnya ketika kita tidak benar-benar terjun dan memutuskan untuk berbisnis.

Padahal fitrahnya selalu ada kemudahan bahkan tidak satu, dibalik satu kesulitan. begitulah kira-kira jawaban dari mengapa tidak semua orang pintar jadi kaya  (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.