Masuk Sekolah Tatap Muka 10 Agustus 2020, Tunggu Restu Bupati Pandeglang

Meski hasil urun rembuk pemangku kepentingan pendidikan  di Pandeglang sepakat pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masuk sekolah secara tatap muka di mulai 10 Agustus 2020, namun kepastian tersebut masih menunggu restu Bupati Pandeglang.

masuk sekolah
Usai urun rembuk di Aula Disdikbud, rencana belajar tatap muka 10 Agustus 2020.

Pandeglang,BantenTribun.id-  Meskipun hasil urun rembuk para pemangku kepentingan pendidikan menyepakati pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di mulai pada Senin, 10 Agustus 2020, namun kepastian jadwal terlaksananya belajar atau masuk sekolah secara tatap muka tersebut masih menunggu restu Bupati Pandeglang.

“Urun rembug pelaksanaan kegiatan belajar dan masuk sekolah secara tatap muka dilaksanakan pada Senin (27/7/20), diaula Disdikbud. Musyawarah itu dihadiri Sekda, Kadisdik, Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, serta penggiat pendidikan. Hasilnya disepakati pelaksanaan KBM tatap muka dimulai 10 Agustus, dengan tetap menjalankan protocol kesehatan,” kata Eka Supriatna, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Pandeglang, pada BantenTribun, Kamis, 30 Juli 2020.

Menurut Eka, kepastian pelaksanaan kegiatan sekolah tatap muka ini masih menunggu payung hukum berupa surat edaran Bupati Pandeglang yang saat ini sedang dirancang Bagian Hukum Setda Pandeglang.

Musyawarah terkait belajar tatap muka mulai 10 Agustus, masih kata Eka, untuk menjawab banyaknya keluhan dan desakan orangtua siswa yang menilai kegiatan belajar dari rumah atau belajar secara daring tidak efektif.

Orangtua siswa, lanjut Eka, menyaksikan anak-anaknya setiap hari tinggal dirumah hanya menghabiskan waktu bermain game dengan handphone.

Keinginan orangtua siswa agar segera dilaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka, dengan tetap mengedepankan pelaksanaan sesuai protokol kesehatan, menjadi dasar usulan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Jika kegiatan belajar tatap muka dimulai,  setiap siswa wajib mengenakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak 1,5 meter antar siswa.  Waktu pertemuan  maksimal 3 jam dengan mengunakan sistim shift,” jelas Eka.

Belajar tatap muka di Pandeglang akan diberlakukan untuk siswa setingkat PAUD, SD dan SMP saja.

“Jika diizinkan bupati, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah  akan dimulai 10 Agustus, dengan tetap mengikuti protocol kesehatan sesuai aturan dalam SKB 4 kementerian, “jelas Kepala Disdikbud Pandeglang, Taufik Hidayat, seperti dilansir laman kompas.

Menurut Taufik, sekolah yang menyelenggarakan belajar tatap muka, harus memiliki fasilitas cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak. Jumlah siswa juga dibatasi hanya setengahnya, dan masuk secara bergantian.*  (kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.