KPK dan Partai Demokrat Disarankan Periksa Kejiwaan Roy Suryo

KPK dan Demokrat disarankan tes kejiwaan Roy Suryo

KPK dan Demokrat disarankan tes kejiwaan Roy Suryo 

Ditaksir rugikan negara sekitar Rp 9 miliar, akibat “ngentit” 3.226 item aset Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Partai Demokrat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disarankan membawa RM Roy Suryo jalani pemeriksaan ke dokter jiwa.

BantenTribun.id-Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) yang juga advokat Peradi, Petrus Selestinus, menilai KPK dan Partai Demokrat sangat berkepentingan untuk mendapatkan diagnosa dari kondisi kejiwaan mantan Menpora itu.

Hal itu sebaiknya dilakukan sebelum KPK melakukan upaya paksa terhadap Roy Suryo. Sekiranya, berdasarkan pemeriksaan medik, Roy Suryo terbukti mengidap (penyakit kejiwaan) kleptomania, maka dia bisa lolos dari jerat hukum atau tuduhan melakukan tindak pidana korupsi. Meskipun tetap harus mengembalikan barang-barang itu,” kata Petrus Selestinus melalui rilis resminya, Selasa (11/9/2018).

Maka, lanjut Petrus, upaya medik ini sangat perlu dilakukan, demi memastikan kondisi kejiwaan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu, apakah memang mengidap penyakit semacam kleptomania atau normal.

Pasalnya, menurut Petrus, indikasi ke arah sana cukup terasa. Antara lain, Roy Suryo tetap ‘mbandel’menguasai 3.226 unit aset Kemenpora itu tanpa merasa bersalah. Padahal, berdasarkan taksiran sederhana, kerugian negara akibat tindakan Roy Suryo itu mencapai sekitar Rp 9 miliar.

“Sesungguhnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak lazim dilakukan oleh kebanyakan pejabat negara setingkat menteri, apalagi setelah pensiun atau tidak lagi menjabat,” ujar Petrus.

Menurutnya, Partai Demokrat sendiri perlu mencari tahu akar permasalahan yang mendasari tindakan Roy Suryo tersebut. Karena, perilaku tak lazim itu berpotensi mempermalukan Partai Demokrat sebagai tempatnya bernaung.

Terlebih apa yang dilakukan oleh Roy Suryo tersebut masuk dalam kategori mencuri atau menguasai barang milik negara secara melawan hukum dan tanpa hak,” kata Petrus lagi.

Pihak Kemenpora mengklaim sudah berkali-kali mengingatkan Roy Suryo terkait aset-aset yang di-kentit-nya itu. Partai Demokrat pun, bahkan termasuk Ketua Umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sudah mengingatkan. Namun Roy seolah tak bergeming.

Secara demikian, tinggal ada dua cara yang menurut Petrus bisa menghentikan perilaku Roy Suryo tersebut.

Pertama, penindakan oleh aparat KPK terhadap diri Roy Suryo, berupa penyelidikan atau penyidikan dugaan tindak pidana korupsi. Dan, kedua, tindakan medis berupa pemeriksaan gangguan kejiwaan, karena Roy Suryo patut diduga mengidap penyakit semacam kleptomania,” kata Petrus.[yukihr/kar]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.