Kluster ASN di Banten Karena Turunnya Kepatuhan Pada Protokol Kesehatan

Gubernur Banten Wahidin Halim menyoroti penularan Covid 19 yang terjadi pada kluster ASN di Banten. Hal itu terjadi karena kepatuhan abdi negara pada protokol kesehatan mulai mengendur.

kluster asn di banten
Gubernur Banten menyoroit adanya kluster ASN di Banten, dalam rapat virtual bersama pemangku kebijakan di Banten. Foto Humas Pemprov Banten.

BantenTribun.id- Penularan Covid 19 di wilayah Provinsi Banten belum menunjukan tanda mereda. Di beberapa wilayah bahkan menunjukan kenaikan signifikan.

Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, per tanggal 15 September 2020, ada 137 kasus baru terkonfirmasi positif. Bertambah lebih dari 50 persen dibanding hari sebelumnya sebesar 62 kasus.

Penambahan kasus itu, disumbang dari daerah zona merah maupun oranye di Banten.

Melihat kondisi yang ada, Gubernur Banten Wahidin Halim meminta semua pihak di Banten baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Terus meningkatkan kerjasama yang lebih baik.

“Kita harus punya semangat baru. koordinasi, kerjasama harus lebih solid lagi.” Ungkap Gubernur Banten saat rapat virtual tentang PSBB tahap 10 dengan Bupati/Walikota se Banten, Selasa 15 September 2020.

kluster asn di banten
Kondisi peningkatan kasus Covid 19 di Provinsi Banten

Lebih lanjut, Gubernur Banten juga menyinggung adanya kluster baru yakni kluster Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banten.

Gubernur mengambil perhatian pada kluster ini, karena aktivitas ASN di Banten, atau di kantor pemerintah terus berlanjut, meski sudah diatur dengan sistem kerja fleksibel.

Soal adanya kluster ASN di Banten, Gubernur Banten menilai hal itu karena kepatuhan mereka terhadap protokol kesehatan yang mulai mengendur.

“kesadaran ASN pada protokol kesehatan mulai turun, itu memicu kluster baru ASN di Banten. Untuk itu mari kita solid, bekerjasama, sekaligus sebagai bentuk tanggungjawab kepada masyarakat.” Ungkapnya.

Kluster ASN di Banten salah satunya terjadi di Pandeglang. Seperti diberitakan BantenTribun, ada 7 orang ASN Pemkab Pandeglang yang terkonfirmasi positif. Mereka berasal dari 4 Organisasi Perangkat Daerah.

ASN yang dinyatakan positif terpapar Covid 19 di Pandeglang karena telah mengikuti rapat-rapat di Jakarta.

Terkait Kluster ASN di Banten, juga implementasi PSBB se Banten. Gubernur meminta semua pihak, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk memberikan masukan.

“Masukan dari semua pihak sangat diperlukan, sehingga nantinya bisa dibuat formulasi dalam bentuk Peraturan Gubernur. Regulasi itu nantinya dapat menampung kebutuhan dan aspirasi semuanya.” Ungkap Gubernur.

Terakhir Gubernru Banten juga meminta masyarakat baik ASN atau yang lainnya untuk patuh pada protokol kesehatan, serta menjaga kebiasaan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.