Ketika Nenek Sumi Didatangi Polisi Tim Jumat Polda Banten

 

 

Tim Jumat Barokah saat mengunjungi Nenek Sumi (foto-ist/BantenTribun)

Nenek berusia 83 tahun ini hanya bisa berjalan membungkuk. Pendengarannya sudah “ngedrop”jauh. Di tempat tinggalnya, Kampung Cinayong Tunjung Teja Serang, Nek Sumi kerap harus berpindah tempat mencari bagian rumah yang tidak bocor. Saat didatangi Polisi “Tim Jumat”gabungan Polda Banten, Ia mengucap syukur.

 

Serang, Banten Tribun.id – Rumah Nenek Sumi, janda 4 anak ini betul-betul tidak layak huni. Bagian atapnya  ambruk. Jika hujan, nenek yang berjalan membungkuk ini juga harus berpindah mencari tempat yang tidak  bocor.

Rumah peninggalan suaminya itu sebenarnya sudah diwariskan kepada anak pertamanya yang memilih bekerja merantau ke Angke Jembatan Tiga, Jakarta. Dua anaknya yang lain tinggal di sekitaran tempat Nenek Sumi. Sedangkan satu anaknya lagi tinggal di Daerah Waas Pandeglang.

Saat mendapat kunjungan Polisi Polda Banten yang tergabung dalamTim Jumat Barokah, Nek Sumi mengucapkan terima kasih.

“Terimakasih bantuannya pak Polisi, ini sangat bermanfaat buat saya dan keluarga. Semoga Allah membalas  kebaikan bapak Polisi dan semuanya,” ucapnya dengan suara terbata-bata.

Tim Jumat Barokah merupakan gabungan dari Humas Polda Banten, Binmas Polda Banten, Pajero Indonesia Club (PIC), Penari Lintas Comunity.

Kunjungan tim ke rumah nek Sumi di Kampung Cinayong Rt/Rw 005/001 kelurahan Malanggah Kecamatan Tanjung Teja Kabupaten Serang , Jum’at (29/05/2020), selain menyerahkan bantuan sembako, juga bantuan tunai.

Kapolda Banten, Irjen Pol Drs. Fiandar melalui Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dari Polri dan Komunitas PIC Banten , selain untuk membangun empati dan kedekatan sosial kepada warga yang terdampak Covid-19 dan meringankan beban masyarakat.

“Bakti sosial ini adalah kegiatan rutin Tim Jum’at Barokah Polda Banten yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu maupun masyarakat yang terkena dampak pandemi Corona (Covid-19). Bantuan paket sembako untuk Nenek Sumi, yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan. Ini juga salah satu wujud peduli kami terhadap masyarakat yang terkena imbas dari pandemi Corona,” kata Edy Sumardi.

Gubernur PIC Banten Mukti Ali,  mengatakan bahwa kegiatan program jum’at barokah ini bertujuan untuk berbagi dan silaturahmi kepada masyarakat.

“Hari ini kita tim mengunjungi keluarga nenek Sumi, semoga kegiatan ini  bermanfaat bagi keluarganya dan meringankan beban hidup bagi masyarakat yang kuràng mampu maupun masyarakat yang terkena imbas dari pandemi corona ini.  Setiap Jumat, jika tak ada halangan kami pasti ikut untuk turun ke lokasi berbagi dengan sesama,”ujarnya. (Gun/kar/Bidhms)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.