Kemdikbud Dorong Pemda Lakukan PPDB Secara Daring

ppdb secara daring

“PPDB tetap dilakukan tetapi kita dorong secara daring, kalu tidak bisa maka bisa secara konvensional lewat kehadiran.” ungkap Chatarina saat bincang sore secara virtual di Jakarta, kamis (28/5).

BantenTribun.id- Periode Juni-Juli setiap tahunnya selalu menjadi momen penting bagi murid sekolah maupun para orang tua. Disekitar bulan itu ada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB sebagai proses awal murid sekolah memasuki jenjang pendidikan yang baru.

Pada tahun 2020, diperkirakan sebanyak 10,9 juta calon peserta didik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan mengikuti program PPDB.

Menyikapi hal itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) selaku stakeholder penyelenggaran PPDB telah meyiapkan prosedur dan mekanismenya.

Selanjutnya, mengingat tahun ini Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19, maka Prosedur dan mekanisme PPDB pun mengadaptasi kondisi tersebut.

Menurut pihak Kemdikbud, untuk mekanisme PPDB 2020 Pemerintah Daerah dan Sekolah dapat merujuk pada Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Lakukan Secara Daring

Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud Chatarina Muliana Girsang meminta Pemerintah Daerah untuk melaksanakan PPDB secara online atau dalam jaringan (daring).

“PPDB tetap dilakukan tetapi kita dorong secara daring, kalu tidak bisa maka bisa secara konvensional lewat kehadiran.” ungkap Chatarina saat bincang sore secara virtual di Jakarta, kamis (28/5).

Untuk sekolah yang melaksanakan PPDB secara kehadiran atau offline, Chatarina mengingatkan agar dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

“Protokol kesehatan tetap harus dilakukan, bahkan harus ketat. masker harus dipakai, harus ada tempat cuci tangan, hand sanitizer, disinfektan dan jaga jarak,” tegas Chatarina.

Dorongan pelaksanaan PPDB secara daring juga diungkap oleh Pelaksana Tugas, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad.

Menurutnya untuk membantu pemda dan sekolah yang akan menggelar PPPD secara daring, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdikbud juga telah menyediakan bantuan teknis.

Hanya saja Hamid belum merinci bantuan teknis apa saja yang bisa diberikan Kemdikbud pada Pemda atau sekolah di daerah. (red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.