Kejuaraan Taekwondo Pelajar Banten Pun Dilakukan Secara Daring

Kejuaraan Taekwondo Pelajar Banten, dilakukan secara daring

Kejuaraan Taekwondo Pelajar, cabang olahraga beladiri asal Korea yang sering kontak fisik dengan tendangan dan pukulan ini, ternyata sekarang harus dilakukan secara daring akibat pandemi covid.  

BantenTribun.id– Kejuaraan Taekwondo Tingkat Pelajar se- Banten pada 23-25 November 2020, tidak lagi dilakukan di arena kejuaraan yang dipenuhi teriakan riuh penonton pendukung.

Atlet taekwondo yang turun dalam kejuaraan pelajar pada tahun ini , hanya memeragakan kategori yang dilombakan yakni Poomsae Recognize  atau rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner dan katagori free style.

Dalam kejuaraan Taekwondo Pelajar  secara daring atau lewat video pada tahun ini, Kabupaten Pandeglang menyertakan 14 atlet.

Dengan kejuaraan lewat video ini, tim pelatih akan mengambil video dengan objek atlet yang memeragakan kategori yang dilombakan.

“Kejuaraan seperti ini biasa saat pandemi. Anak-anak juga saya kira sudah terbiasa dengan model ini karena sebelumnya sudah pernah ada event serupa (lewat video),” kata Genna Upshari M, pelatih Taekwondo Pandeglang disela-sela pengambilan video di Graha Pancasila Pandeglang, Senin (16/11).

Menurut Genna, 14 atlet Pandeglang 4 diantaranya akan tampil di kategori  Poomsae Recognize dan 11 orang di free style.

“Walaupun virtual kejuaraan ini tetap fokus dan serius. Makanya kami ambil gambar yang terbaik dari semua peserta,” tandasnya.

Pembina taekwondo Pandeglang Yulia Fiva berharap proses pengambilan video lancar.

“Kadang kami menemui kendala seperti sinyal yang jelek atau kuota internet yang boros. Kendala ini jadi tantangan anak-anak saat menjalani pembinaan selama pandemi Covid 19 terjadi,” kata Yulia saat memantau langsung proses pengambilan video.

Yulia ingin pada saatnya nanti, duta taekwondo Pandeglang bisa meraih hasil memuaskan. “Target medali tetap ada tapi kami lebih fokus pada proses saja,” jelasnya. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.