Keberangkatan Haji Tahun Ini Batal, Menag: Demi Keselamatan Jemaah

keberangkatan haji

“Saya hari ini telah menerbitkan Keputusan Menteri  Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji di tengah pandemi Covid-19 yang belum jua usai,”

BantenTribun.id- Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Fachrul Razi mengkonfirmasi bila keberangkatan haji tahun ini (1441h/2020M) dibatalkan. Kebijakan non populis ini terpaksa dilakukan demi keselamatan jama’ah.

“Saya hari ini telah menerbitkan Keputusan Menteri  Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji di tengah pandemi Covid-19 yang belum jua usai,” ungkap Menag di laman resmi kementeriannya.

Menag juga menambahkan bila keputusan berat itu dilandasi aturan yang jelas.

“Sesuai undang-undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan dan keselamatan jug amenjadi prioritas Kemenag, baik saat di embarkasi, dalam perjalanan hingga saat jemaah melakukan ibadah di Arab Saudi.” tambanya.

Selanjutnya Fachrul juga menyatakan pembatalan keberangkatan haji untuk tahun ini telah melalui kajian mendalam dan ilmiah.

Berkaca pada kejadian 1814 saat terjadi wabah Tahun, tahun 1837 dan 1815 saat terjadi wabah epidemi, tahun 1892 saat terjadi wabah korela, tahun 1987 saat wabah meningitis menyerang dan 1947 saat pembatalan haji karena perang, maka tahun ini saat terjadi pandemi Covid-19 Menag tidak ingin nyawa warga Indonesia juga melayang saat ibadah.

Selain soal keselamatan, batalnya keberangkatan haji tahun ini juga disebabkan hingga kini Saudi belum membuka askes layanan penyelenggaraan.

Hal itu membuat pemerintah tidak punya cukup waktu untuk melakukan persiapan dalam pelaksanaan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jamaah.

“Waktu terus berjalan dan semakin mepet. Rencana awal kita, keberangkatan kloter pertama pada 26 Juni. Artinya, untuk persiapan terkait visa, penerbangan, dan layanan di Saudi tinggal beberapa hari lagi. Belum ditambah keharusan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan saat kedatangan. Padahal, akses layanan dari Saudi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan mulai dibuka,” ungkap menag.

Menurut menag, pembatalan keberangkatan haji tahun ini berlaku untuk semua warga negara, maksudnya bukan hanya untuk kuota reguler saja, tapi semuanya termasuk yang khusus, yang menggunakan kuota haji mujamalah dan furada.

“Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh WNI,” tegas menag. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.