Jadi Motivator HUT Ikatan Bidan, Dimyati Pamer Paling Banyak Angkat Bidan Jadi PNS

Dimyati Natakusumah, dalam acara HUT ke 67 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Shohibul Barokah, Kadu Pinang, Kecamatan Kadu Hejo Selasa ,25/9, (foto-aep-BantenTribun)

Dimyati Natakusumah, dalam acara HUT ke 67 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Shohibul Barokah, Kadu Pinang, Kecamatan Kadu Hejo Selasa ,25/9, (foto-aep-BantenTribun)

Dimyati Natakusumah, mantan Bupati Pandeglang dua periode mengaku dizaman kepemimpinannya ia paling banyak mengangkat tenaga bidan menjadi PNS dan terbanyak se-Indonesia.

Pandeglang,BantenTribun.id – Politisi Dimyati Natakusumah menjadi motivator dalam seminar sehari dan Tabligh Akbar diacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 67 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Shohibul Barokah, Kadu Pinang, Kecamatan Kadu Hejo Selasa (25/8/9/2018).

Acara tersebut juga menghadirkan pemateri Pakar Resiko pada Kehamilan dr Ari Waluyo dan dr Tb Rahmat Santika dalam peran penanggulangan stunting, juga di isi ceramah oleh dai kondang Abdullah Gymnastiar (Aa Gim).

Dimyati yang merupakan suami dari Bupati Pandeglang Irna Narulita, dan juga calon legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) Banten 1 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjadi pemateri untuk Motivasi Bidan Untuk meningkatkan kwalitas SDM Bidan.

Selain menyampaikan tentang peran bidan, mantan Bupati Pandeglang dua periode tersebut pamer saat menjadi bupati mengangkat bidan yang berstatus non-PNS diangkat menjadi PNS.

“Alhamdulillah dari tahun 2005, 2006, 2017 banyak yang jadi PNS, dari TKK (Tenaga Kerja Sukarela) tahun 2004. Pengangkat terus, dan di Pandeglang hampir ribuan dan paling banyak se- Indonesia yakni Kabupaten Pandeglang yang diangkat jadi PNS,” sebut Dimyati.

Alasan mantan politisi PPP untuk mengangkat tenaga kesehatan saat menjadi orang nomor satu di Pandeglang, supaya kabupaten yang berstatus daerah tertinggal maju, terutama di bidang kesehatan. Peran bidan paling penting dalam memberikan pengetahuan kepada ibu hamil dan kepada anak.

“Bidan itu memberikan pengetahuan kepada Ibu, kepada keluarga, kepada anak. Dari kapan itu? Dari sebelum hamil sampai menopouse,” ungkapnya.

Selama menjadi pemateri, Dimyati memang tidak menyampaikan terkait pencalonanya yang ke tiga kalinya menuju Senayan di hadapan ratusan bidan se Pandeglang, ia hanya menyampaikan kepada para bidan agar memiliki peran untuk mensukseskan pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 2019 mendatang.

“Pemilu 2019 harus sukses, ajak masyarakat untuk berpartisipasi pada pemilu (2019), kasih tahu masyarakat bantu KPU dan Bawaslu, sambil periksa kesehatan, lagi memeriksa orang hamil, bari ngomongan, engke pemilu datang ke TPS ulah Golput (sambil menyampaikan nanti pemilu datang ke TPS jangan sampai Golput),” terang Dimyati.(Aep/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.