Italia, Mencoba Bangkit di Tengah Kekhawatiran

italia

Meski banyak yang menyambut kebijakan pelonggaran itu, namun tidak sedikit juga warga Italia yang khawatir akan penularan Covid-19.

BantenTribun.id- Pemerintah Italia akhirnya melonggarkan kebijakan pembatasan nasional, setelah kurang lebih 10 minggu warganya diminta diam dirumah.

Pelonggaran dimaksudkan untuk mempercepat upaya bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat serangan Covid-19.

Dilansir dari reuters, Departemen Keuangan Italia memperkirakan negaranya mengalami kontraksi setidaknya 8 persen pada tahun 2020, sebuah resesi terdalam sejak Perang Dunia kedua.

Selain dampak ekonomi, hampir 32,000 orang di negara itu meninggal karena virus Corona. Angka itu merupakan angka tertinggi kasus kematian karena Covid-19 setelah Amerika Serikat dan Inggris.

Melihat parahnya dampak Covid di negara Pizza, pemerintah setempat menjadi negara pertama di Eropa yang memberlakukan pembatasan nasional sejak awal Maret.

Namun akhir pekan lalu, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan dirinya mengambil resiko untuk melonggarkan kebijakan pembatasan nasional.

Alhasil, kini toko-toko, salon, hingga restoran kembali dibuka. Warga Italia pecinta espresso juga bisa menikmati seruputan kopi di café-café meski dengan pegaturan jarak fisik.

“Ini adalah hari yang menyenangkan, saya belum bekerja selama dua setengah bulan, ungkap seorang Bartender.

Seorang penata rambut mengatakan banyak kliennya yang ingin menata rambut, setelah berbulan-bulan diam di rumah. “Saya sudah memiliki 150 janji, semuanya mendesak dan ingin dilayani lebih dulu,” ungkap Stafania Ziggioto, seorang penata rambut di Courmayer, seperti ditulis Reuters.

Meski banyak yang menyambut kebijakan pelonggaran itu, namun tidak sedikit juga warga Italia yang khawatir akan penularan Covid-19.

Beberapa toko membatasi pelanggannya hanya 1 hingga 4 orang dalam sehari, belum lagi banyak warga Italia lainnya yang hanya memilih jalan-jalan disekitar rumah daripada harus kembali bekerja. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.