Intip Antrian di Gerai Kuliner Baru Di Pandeglang, Dongkal Jadi Menu Utama

Gerai Kuliner Baru di Pandeglang bermunculan. Salahsatunya yang menawarkan kuliner yang dikenal dengan Dongkal atau Dodongkal atau Awug.

kuliner baru di pandeglang
Kue Dongkal, Kuliner baru di Pandeglang. Foto BantenTribun

BantenTribun.id- Dimasa pandemi Covid 19, gerai kuliner baru di pandeglang bermunculan. Hal itu sangat wajar karena masyarakat butuh dana tambahan di tengah kesulitan dan ketidak jelasan.

Berbagai jajanan dan kuliner baru pandeglang itu lumayan variatif, ada yang menjual jajanan kekinian, ada juga yang klasik dan tradisional.

Salahsatu gerai kuliner baru di Pandeglang yang menawarkan mendu tradisoonal adalah  Dongkal. Penganan ini ada juga yang menyebutnya Awug, Awug-Awug atau Dodongkal.

Bicara soal Dongkal alias Awug, makanan ini diklaim khas dari berbagai daerah. Ada yang bilang khas Betawi, Indramayu, dari Jawa dan sebagainya.

Tapi saat searching di google ya bentuknya sama, seperti dongkal yang akan kita buru ini.

Gerai kuliner baru di Pandeglang itu sederhana, petak ukuran sekitar 2×2 meter. lokasinya berada di kawasan Majasari, Seberang PKPRI Pandeglang. Sekitar 2 km dari Alun-Alun Pandeglang ke arah Labuan.

kuliner baru di pandeglang
Penjual Dongkal di Kawasan Majasari

Pantauan Banten Tribun, setiap sore gerai Dongkal yang mengklaim pertama di Pandeglang itu kerap diserbu pembeli. Entah karena enak, atau mungkin penasaran, karena masih baru.

Oh iya, jangan lupa, Dongkal di Majasari ini bukanya sore hingga malam hari, jadi kalau pagi atau siang biasanya tutup.

“Saya baru pertama beli, habis penasaran tiap sore ko banyak yang ngantri.” Ungkap Ummi warga Maja Tengah. Minggu (11/9) malam.

Tak mau berprediksi, Bantrib pun langsung pesan sekaligus ngobatin rasa penasaran. Hasilnya, dua box Dongkal habis dalam sekejap.

Dongkal atau Awug mengingatkan pada Putu Ayu, Cuma beda warna. Putu Ayu biasanya hijau, ini putih dari tepung beras.

Rasa gurih di dapat dari beras asli seperti klaim sang penjual. Selain itu gurih juga di dapat dari parutan kelapa sebagai toping.

Sementara rasa manis tentu saja didapat dari komposisi gula merah yang jadi pelengkap Dongkal atau Awug.

Soal harga jangan khawatir, murah meriah. Siapkan uang Rp 10 ribu, kita sudah bisa angkut 1 box awug. Kalau kurang ya jangan beli satu. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.