Inspektorat Pandeglang Ingatkan OPD Soal Analisis Risiko

Auditor Madya pada Irban Wilayah III Inspektorat Pandeglang, Agus Wahyudin , mengingatkan OPD Soal Analisis Risiko
Auditor Madya pada Irban Wilayah III Inspektorat Pandeglang, Agus Wahyudin , mengingatkan OPD Soal Analisis Risiko, disampaikan dalam forum OPD di CAS Waterpark, Rabu,7/3,( foto-BantenTribun)

Inspektorat Pandeglang mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah( OPD) soal pentingnya penilaian risiko sebagai bagian dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Pandeglang, BantenTribun.id– Peringatan  itu disampaikan  Auditor Madya pada Irban Wilayah III Inspektorat Pandeglang, Agus Wahyudin S.Pi.,M.Si ,  saat menyampaikan materi dalam Forum OPD Dinas Pertanian, di Cas Waterpark, Kamis (7/3).

Menurut Agus, penyusunan analisis risiko akan memudahkan OPD mengetahui kegiatan-kegiatan mana saja yang mengandung risiko tinggi sehingga bisa disiapkan rencana tindak pengendaliannya.

“Sebenarnya terkait Analisis Risiko dan Rencana Tindak Pengendaliannya  pernah disampaikan dalam sosialisasi di tahun 2017, kami berharap agar OPD segera menyusunnya.” Kata Agus.

Mengenal Analisis Risiko

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Anlisis reisiko merupakan kegiatan menilai atas kemungkinan kejadian yang mengancam pencapaian tujuan dan sasaran instansi pemerintah.

Analisis atau penilaian risiko merupakan salahsatu unsur SPIP yang harus dilakukan oleh OPD, selain menerapkan lingkungan pengendalian, menyusun rencana tindak pengendalian, melakukan informasi dan komunikasi serta pemantauan pengendalian intern.

Pengendalian intern harus memberikan penilaian terhadap risiko yang diharapi oleh OPD baik berasal dari internal maupun eksternal.

Selanjutnya, rekomendasi rencana tindak pengendalian sejatinya dapat diakomodir dalam dokumen Rencana Kerja OPD untuk tahun berikutnya.

Penerapan SPIP yang baik, akan menghasilkan penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisian, keandaan laporan keuangan, pengelolaan Barang Milik Daerah yang baik serta ditaatinya peraturan perundang-undangan yang berlaku

Pengadaan Barang dan Jasa, Salahsatu Kegiatan yang Berisiko Tinggi

Menuru Agus, salahsatu kegiatan yang dianggap memiliki risiko tinggi adalah Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Oleh karenanya, unsur OPD terutama yang ditunjuk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar memiliki sikap kehati-hatian yang tinggi dalam melaksanakan pekerjaannya.

“Semua administrasi pengadaan barang dan jasa yang menjadi tanggung jawab PPK seperti penyusunan HPS agar disusun dengan baik, jangan sampai terjadi pemahalan harga.” Ungkap Agus.

Agus menambahkan, saat ini target Inspektorat Pandeglang adalah meningkatkan maturitas atau kematangan SPIP di level 3, dimana Auditor akan melakukan audit spesifik pada kegiatan-kegiatan tertentu yang dianggap memiliko risiko tinggi.(Adv Inspektorat/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.