Inovasi Kota Tangerang Budidaya Maggot, Yuk Kenali Manfaatnya

manfaat maggot
Kota Tangerang melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah melalui budidaya maggot. foto IG Humas Kota Tangerang

Pemkot Tangerang telah mengambil manfaat maggot, salahsatunya untuk mengurangi tumpukan sampah organik, selain itu hewan ini juga berguna sebagai pakan ternak bernutrisi tinggi

BantenTribun.id- Kota Tangerang ternyata tak berhenti melakukan inovasi. Selain menjadi yang terdepan dalam bidang teknologi informasi di Banten, Pemerintah kota ini juga terlihat serius dalam penanganan sampah, salahsatunya dengan membudidayakan Maggot.

Seperti diketahui, Maggot atau Black Soldier Fly (BSF) merupakan larva dari jenis lalat yang ukurannya besar, berwarna hitam, lebih nampak seperti tawon.

Hewan ini memiliki siklus hidup pendek, berkisar antara 40-43 hari, tergantung dari kondisi lingkungan dan media pakan yagn diberikan. (Tomberlin, et al.2009).

Hewan dengan nama latin Hermetia illucens ini memiliki banyak keuntungan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia, dan Pemerintah Kota Tangerang nampaknya telah melirik manfaat itu.

Manfaat Maggot

Seperti ditulis dalam akun instagram Humas Kota Tangerang, maggot usia 12-18 hari dapat mengkonsumsi limbah organik dengan sangat rakus.

Bisa dibayangkan dalam satu kilogram larva maggot, dapat mengkonsumsi 15-20 kilogram sampah organik, dan pada usia 7-15 hari, hewan ini sudah bisa dijadikan pakan ikan.

Jika melihat sifat maggot, maka hewan ini sangat terutama larvanya sangat baik untuk perbaikan lingkungan, khususnya untuk penanganan sampah organik.

Seperti diketahui, sampah organik termasuk dari sampah rumah tangga menjadi salahsatu masalah besar di Indonesia.

Namun dengan maggot masalah itu sedikit demi sedikit berkurang, karena kemampuan memakan sampah organik terbilang super.

Sebagai Pakan Full Nutrisi

Selain sanggup mengurangi limbah organik secara signifikan manfaat maggot juga baik untuk pakan ternak. Saat ini minat peternak menggunakan jenis pakan dari maggot sangat tinggi.

Kandungan asam amino dan protein yang terkandung dalam hewan ini sangat baik untuk pertumbuhan ternak, baik ayam, burung, iguana hingga ikan. Seperti diketahu, kandungan protein maggot BSF bisa mencapai 40 persen.

Lebih lanjut, Maggot mengandung asam amino esensial seperti  Methionine, leucine, dan valine serta beberapa kandungan asam amino esensial lainnya.

Selain kaya nutrisi, banyak peternak mengambil manfaat maggot BSF karena beberapa hal seperti, tidak bau amis, mudah diambil dan disimpan, mudah dicerna oleh ternak, murah, menyehatkan ternak, budidayanya murah dan panen bisa teratur. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.