Inilah Jawara Durian Lokal dalam Festival Buah Pandeglang

Durian Si Honje ( 3) dan durian si ketan ( 4) sebagai juara 1 dan 2 dalam festival durian lokal Pandeglang, Minggu(42)di Alun-alun Pandeglang.
Durian Si Honje (nomor 3) dan durian si ketan ( nomor 4) sebagai juara 1 dan 2 dalam festival durian lokal Pandeglang, Minggu (4/2) di Alun-alun Pandeglang (foto-BantenTribun)

Durian yang bernama “Si Honje” dari Kampung Cidangiang Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari ini akhirnya dinobatkan sebagai jawara dalam festival durian lokal Pandeglang, hari ini, Minggu (4/2). Durian ini menyisihkan 26 peserta lainnya. Rasanya sangat manis, daging tebal, aroma menggoda serta kulit luar tipis. Durian si Honje ternyata sudah berumur lebih dari 50 tahun, berbatang besar dan tinggi.

Pandeglang,BantenTribun.id – Festival durian  yang menjadi agenda favorit dalam festival buah lokal Pandeglang,  yang   digelar  hari ini, Minggu(4/3) di Alun-alun Pandeglang, dimenangkan oleh durian milik Ating, pria asal Kuranten Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari.

Durian  “Si Honje “ yang menjadi peserta dengan nomor urut 3 tersebut dinobatkan menjadi juara 1 festival durian lokal dengan skor tertinggi yakni 460, menyisihkan 26 peserta lainnya.

Widiyatmoko, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, sekaligus panitia kegiatan mengatakan, festival durian yang digelar tersebut diikuti 27 petani  dari berbagai daerah di Pandeglang.

“Durian   bernama si Honje milik Pak Ating  berhasil menyisihkan 26 peserta lain yang mengikuti lomba itu. Atas keberhasilanya tersebut, juara  berhak menerima uang pembinaan sebesar Rp3 juta, tropi dan juga sertifikaf,” jelas Widyatmoko.

Sementara pemenang kedua diraih oleh Emi  dengan nama durian “ Si Ketan” dengan nomor urut 4 dan pemenang ketiga ditempati peserta nomor urut 17 dengan nama durian “Si Akik”. Juara ke 2 dan ke 3, selain mendapat trophy dan sertifikat, juga mendapat uang pembinaan sebesar  Rp2,5 dan Rp2 juta.

“Festival ini sebagai bentuk menyinergikan potensi lokal dan  diharapkan bisa dikembangkan sebagai durian unggul dari Pandeglang serta  bisa dikembangkan untuk tingkat nasional.” Ujar Widyatmoko  dalam  sambutan penutupan festival.

Aspek penilaian untuk penentuan juara, mencakup  keunikan rasa, Aroma buah, Ketebalan daging buah dan ketebalan kulit, serta tampilan warna kulitnya secara fisik.

Tomi Nugraha, juri festival dari Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI,  mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan festival durian tersebut sebagai langkah mempromosikan durian lokal. Ia juga mengaku bangga karena di Pandeglang memiliki banyak varietas durian unggul.

Menurutnya, durian yang dinyatakan sebagai juara agar segera disertifikasi dan didaftarkan ke Kementan  supaya bisa segera dilepas.

“Distan Pandeglang berkewajiban membantu petani atau peserta yang dinyatakan juara untuk segera didaftarkan ke kementan,” kata Tomi Nugraha.

Ating (57) pemilik durian “Si Honje” yang dinyatakan sebagai  juara pertama dalam festival ini, mengaku bangga bisa memenangi festival.

“Pohon Durian Si Honje ada di kampung Cidangiang kelurahan Saruni. Pohon itu sudah berumur lebih dari 50 tahun dan diameter batangnya sekitar 80 centimeter-an,” kata Ating, kepada BantenTribun, Minggu (4/2), usai dinobatkan sebagai juara.

Ating (berbaju batik) pemilik durian si Honje bersama Sulaiman, berpose dengan durian si Honje
Ating (berbaju batik) pemilik durian si Honje bersama Sulaiman, berpose dengan durian  jawara festifal durian lokal Pandeglang. (foto-BantenTribun)

Menurutnya, pohon si Honje terbilang sudah cukup tua dan tinggi. Dalam satu musim, sedikitnya bisa menghasilkan sekitar 300 hingga 400 buah.

“Kalau panen, biasanya kami jual di tempat dengan harga berkisar Rp60ribu sampai Rp70 ribu perbuah . Sekarang masih ada sekitar 150- an yang belum kami panen.” terang Ating.

Jadi, Penasaran dengan rasa dan aroma Si Honje?, datang saja ke Cidangiang, lokasi si tua berbatang besar dan berasa manis sang jawara durian.( kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.