Ini Tiga Pemain Senior Pilihan Luis Milla di Ajang Aceh World Solidarity

aceh world solidarity
Andritany Ardhiasa, satu dari tiga pemain senior di ajang Aceh World Solidarity

Pandeglang, BantenTribun.id- Indonesa akan menjadi tuan rumah ajang Aceh World Solidarity yang akan di gelar di Stadion Lhong Raya Banda Aceh,(2-6/12). AFC selaku organisasi yang menaungi sepakbola di Asia juga telah mengeluarkan rekomendasi untuk turnamen tersebut.

Bagi timnas Indonesia – meski ajang tersebut tak masuk kalender FIFA, momen itu bisa digunakan untuk mematangkan persiapan timnas untuk ajang Asian Games 2018 Jakarta.

PSSI telah memutuskan bahwa tim yang akan bertanding dalam even tersebut adalah tim nasional U23 asuhan Luis Milla.

Selanjutnya, tim yang akan menjadi lawan tanding garuda muda adalah Brunei Darussalam, Mongolia dan Kyrgiztan.

Guna melengkapi skuad garuda, Milla juga menunjuk tiga pemain senior yang akan menemani evan dimas dan kawan-kawan.

Fachrudin Wahyudi Aryanto, Andritany Ardhyasa dan Ilja Spasojevic menjadi pilihan pelatih asal Spanyol itu untuk melengkapi skuadnya.

Ilja Spasojevic menjadi alternatif lini depan garuda yang dianggap tumpul saat ajang Seagames di Malaysia beberapa waktu lalu.

Pemain yang belum lama dinaturalisasi itu telah membuktikan kapasitasnya di lini depan timnas kala berhasil menjebol gawang tim asal benua amerika, Guyana di laga persahabatan.

Sementara Fachrudin merupakan bek tangguh yang tak diragukan lagi kemampuannya dalam mengawal penyerang lawan. Pemain Madura United di Liga 1 2017 itu termasuk tipe pemain yang kuat dalam bertarung satu lawan satu. Duetnya bersama Hansamu diharapkan menjadi tembok tebal dan meminimalisir aliran bola ke gawang timnas.

Di posisi penjaga gawang, pemain senior lainnya Andritany Adhyasa bakal menjadi hambatan terakhir bagi lawan-lawan di turnamen Aceh Solidarity Cup itu. Meski di poisisi ini banyak pemain muda yang brilian, tetap saja kehadiran kiper Persija itu akan menjadi sosok penting bagi timnas u 23.

Tiga pemain senior itu, diharapkan tidak saja menjadi tambahan daya baru bagi soliditas Evan Dimas dan kawan-kawan. Tapi secara mental mereka juga mampu menularkan semangat pantang menyerah yang selama ini sudah mulai terlihat dalam karakter permainan tim yang banyak dihuni eks u19 asuhan Indra Sjafri itu.

Semoga ajang Aceh Solidarity Cup mampu menjadi momentum bagi timnas garuda dan Luis Milla dalam membangun karakter juara. (Ajat S)

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.