HUT Pandeglang 2021, Sepi Dibungkam Pandemi

 

Peringatan HUT Pandeglang kali ini begitu terasa sepi. Suasana Alun-alun pun  hening. Tanpa rangkaian seremoni, sunyi seperti dalam bungkaman pandemi dan sulitnya ekonomi.

BantenTribun.id-Peringatan hari jadi Kabupaten Pandeglang ke 147 terasa sepi. Rangkaian acara seremoni yang biasa digelar untuk memperingati HUT kota ini ditiadakan. Festval budaya, pentas hiburan, tabligh akbar dan riuhnya peserta upacara pun tak nampak.

Peringatan sederhana berupa  upacara dengan pakaian adat Pandeglang hanya sebatas dilakukan di tiap OPD. Karangan bunga  dan spanduk ucapan dirgahayu, memang masih menghiasi teras gedung Setda dan pagar sekitaran Alun-alun.

“ Terasa lebih sepi dibanding tahun kemarin, awal pandemic corona,” kata Muhaemin, warga Ciekek Babakan Karaton.

“ Iya katanya ulang tahun Pandeglang tapi kok  sepi banget,  saya udah ke alun-alun. Nggak ada upacara, nggak ada hiburan karnaval atau band seperti dulu lagi, ” ujar Rajan.

Mengobati rasa kecewanya, bocah SD itu lalu mengajak  adiknya untuk berfoto dilandmark Pandeglang  di depan Balai Budaya.

Peringatan sederhana  HUT Pandeglang memang bukan tanpa alasan. Selain kondisi pandemi, Kegiatan berkerumun jelas  menimbulkan kehawatiran.

Sekretaris Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kabupaten Pandeglang, Kurnia Satrian mengatakan, peringatan hari jadi Kabupaten Pandeglang tidak akan meriah seperti biasanya, karena peringatan HUT Pandeglang dilaksanakan ditengah-tengah pandemi Covid-19.

“Kami telah merencanakan rangkaian kegiatan HUT Pandeglang diselenggarakan sangat sederhana dan terbatas serta tidak boleh meninggalkan protokol kesehatan,” katanya usai melakukan rapat koordinasi dengan para Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah, jauh sebelum gelaran HUT.

Kurnia  juga memastikan jika  anggaran kegiatan tahun ini tidak akan sebesar tahun sebelumnya, karena dipangkas untuk penanganan Covid-19.

“ Saya tidak bisa berdagang seperti biasanya. Tidak ada upacara, tidak ada hiburan, sepi dan sulit sekali,” kata Soleh, pedagang es dawet keliling.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Pandeglang, Nandar Suptandar menuturkan  jika kegiatan HUT Pandeglang tahun ini lebih mengedepankan penggunaan teknologi informasi ketika pelaksanaannya.

“Mulai 1 April hingga 30 April yang laki-laki setiap hari Kamis mempunyai kewajiban memakai pakaian adat agar ingat bahwa ini hari jadi Pandeglang,”ujarnya.*(Red).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.