Hongkong Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

Hongkong saat ini tengah menghadapi serangan gelombang ketiga Covid-19, beberapa panti jompo menjadi kluster baru transmisi lokal.

gelombang ketiga covid

BantenTribun.id- Hongkong tengah menghadapi gelombang ketiga Covid-19, meski negara itu termasuk negara yang baik dalam penanganan virus tersebut.

Negara itu mengkonfirmasi 121 kasus infeksi virus corona pada Jum’at (31/7). Sebuah hari yang panjang dalam menangani infeksi karena sudah sepuluh hari infeksi hadir tanpa henti.

Dari jumlah 121 kasus, otoritas setempat melaporkan mayoritas berasal dari transmisi lokal sebanyak 118 kasus. Sementara tiga sisanya berasal dari luar, yakni Filipina, India dan Meksiko.

Penambahan kasus baru yang dianggap sebagai gelombang ketiga Covid-19 iitu membuat jumlah terkonfirmasi positif  Covid-19 di Hongkong mencapai 3,272 kasus.

Beberapa infeksi baru ditemukan setidaknya pada tiga kluster besar, yaitu Cornwall Elderly’s Home, Rumah Sakit di Tuen Mun dan Kin Shing sebuah perusahaan kontraktor bangunan.

Seperti ditulis South China Morning Post (SCMP) beberapa spot juga potensial menjadi kluster baru termasuk toko di Argyle Street, sebuah tempat menjual barang-barang import, termasuk kosmetik dan anggur merah.

“Toko di Argyle Street memiliki ruang bawah tanah  yang dapat menampung 100 orang, kita akan siapkan polisi di sana, dan membantu pelacakan,” ungkap Dr Chuang Shuk-Kwan, Kepala Cabang Penanganan Penyakit Menular dan Perlindungan Kesehatan Hongkong pada SCMP.

Selain penambahan kasus, Hongkong juga tengah menghadapi peningkatan jumlah korban yang meninggal akibat Covid-19.

Kematian terakhir pada gelombang ketiga Covid-19 di hongkong dialami oleh pria berusia 91 tahun, seorang penduduk Kong Tai Care Cornwal di sebuah panti jompo. Ia meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Queen Mary.

Sebelumnya kematian juga di konfirmasi dari wanita berusia 82 tahun yang tinggal di panti Jompo Tuen Mun. Ada 34 kasus positif di tempat itu.

Juri bicara Rumah Skait Tuen mUn mengatakan pasien 82 tahun meninggal setelah mengalami demam, kemudian kondisinya memburuk dna meninggal.

Pada gelombang ketiga Covid-19 di Hongkong ini, ada beberapa kluster baru di Panti Jompo, sementara saat ini dilaporikan sudah ada 15 panti jompo di Hongkong yang terlibat serangan gelombang ketiga Covid-19. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.