Genjot Produksi, Kemtan Targetkan Tanam 18000 ha Bawang Putih

BantenTribun.id- Bawang Putih merupakan salahsatu komoditas pertanian dengan tingkat ketergantungan tinggi akan impor. Sebab utama adalah minimnya angka luas tanam dan produksi dalam negeri jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat.

Data Kementerian Pertanian menunjukan, konsumsi Bawang Putih pada tahun 2016 mencapai 465.1 ribu ton, sementara produksinya hanya sekitar 21.15 ribu ton. Tahun 2017 konsumsi bawang putih diperkirakan mencapai 482.19 ribu ton sementara produksi hanya mencapai 20.46 ribu ton.

Disparitas yang tinggi antara angka konsumsi dibandingkan angka produksi, diperkirakan akan semakin melebar setiap tahunnya, jika pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kemtan), tak segera bertindak.

Sadar akan hal tersebut, Kemtan terus berupaya menggenjot angka luas tanam Bawang Putih setiap tahunnya. Tahun 2019 mereka menargetkan angka 18 ribu hektar untuk tanam bawang putih.

“Tahun ini (2019) targetnya 18 ribu hektar tanam Bawang Putih” ungkap Prihasto Setyanto  Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, seperti diansir dari laman Kontan.

Prihasto juga mengungkap bila tahun ini sudah ada kenaikan 1,12 persen penanaman Bawang Putih jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Kementerian Pertanian nampaknya serius untuk memenuhi kebutuhan Bawang Putih nasional, dengan target swasembada pada tahun 2021.

Untuk mencapai target tersebut, sebelumnya Kemtan juga menetapkan wajib tanam dan berpoduksi di dalam negeri bagi para importir. Selain itu Kemtan juga berupaya meraih target tanam setiap tahunnya dari dukungan APBN, swadaya petani, dan investor. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.