Gelombang Kedua Covid-19 Siap Ganggu Pemulihan Ekonomi Negara Asia

covid 19

Kebijakan Lockdown dan Test Masif serta Pembatasan Sosial yang disiplin membuat negara-negara tersebut memulai langkah baru untuk memulihkan ekonomi yang terpuruk akibat virus.

BantenTribun.id- China, Korea Selatan, Hongkong dan Vietnam menjadi negara-negara yang dianggap sukses dalam menekan sebaran Covid-19.

Kebijakan Lockdown dan Test Masif serta Pembatasan Sosial yang disiplin membuat negara-negara tersebut memulai langkah baru untuk memulihkan ekonomi yang terpuruk akibat virus.

Sayangnya pelonggaran Lockdown dan pembatasan sosial juga membuka peluang bagi penyebaran virus baru. Hal ini belum lama ini terjadi di Korea Selatan.

Kejadian serupa juga terjadi dihongkong, saat seorang pasien berusia 66 tahun yang tidak memiliki riwayat perjalanan, baru-baru ini kembali terinfeksi dan kemungkinan keluarganya juga mengalami hal serupa.

Di Cina, 20 infeksi baru membuat negara itu kembali melakukan pembatasan, Sekolah-sekolah yang baru dibuka akhirnya kembali ditutup.

Kondisi ditiga negara tersebut seolah memperkuat pendapat para ahli bila Covid-199 tidak akan pernah hilang.

Nicholas Thomas, Seorang ahli dari Universitas Hongkong menyatakan bahwa Orang Tanpa Gejala (asimptomatik) menjadi sumber untuk kasus-kasus penularan baru, dan pelonggaran pembatasan atau lockdown bakal mengarah pada hadirnya kasus-kasus baru.

“Tak bisa dihindari, pelonggaran lockdown bakal memunculkan kasus-kasus baru,” katanya seperti ditulis bloomberg.

Wu Zonyou seorang ahli epidemiologi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Cina menyatakan bila virus Corona ternyata memimiliki ‘ekor’ yang sangat panjang.

Ilmuwan lain yang menyatakan sulitnya menangani sebaran Covid 19 adalah Takeshi Kasai. Ia menyatakan bila Covid-19 sangat berbeda dengan sepupu dekatnya, SARS.

Orang yagn tertular SARS langsung dan tampak sakit, namun begitu dikarantina dan mendapat perawatan maka penularan pun berakhir.

Tapi Corona Virus berbeda, bergejala atau tidak, seseorang bisa saja menularkan virus pada yang lain.

Melhat kondisi Corona Virus, Takeshi menyatakan warga dunia harus menemukan cara untuk hidup dengannya (Covid-19) dan ini bisa dianggap kehidupan normal yang baru.

“Selama virus itu beredar di dunia yang saling terhubung, dan sampai kita menemukan vaksin yang aman dan efektif maka semua orang tetap berisiko’” tukas Takeshi. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.