Gagal di Coppa Italia, Impian Maurizio Sarri Raih Gelar Di Tanah Sendiri kembali Tertunda

maurizio sarri

Maurizo Sarri belum mampu membuktikan bahwa ia bisa berprestasi di negaranya Italia, setelah Juventus tumbang oleh Napoli di Coppa Italia

BantenTribun.id- Juventus berhadapan dengan Napoli, di Final Copa Italia yang digelar di Stadion Olimpico Roma,  Kamis (18/6) dinihari.

Laga kontra Napoli adalah ajang pembuktian untuk Maurizio Sarri bahwa ia sanggup meraih gelar di tanah sendiri.

Namun sayang, impian Sarri kembali tertunda. Pasukan Gennaro Gattuso sanggup membungkam Juventus 4-2 lewat adu penalti, setelah 90 menit laga berlangsung tanpa gol.

Setelah gagal di Coppa Italia, satu-satunya harapan eks pelatih Chelsea saat ini tinggal di Serie A. Kompetisi utama di Italia itu kabarnya akan digelar pekan depan.

Gelar Serie A musim ini dipastikan tidak akan mudah di rebut Maurizio Sarri. Lazio terus menguntit dan akan mengambil kesempatan bila Juventus tergelincir di sisa laga.

Saat ini Juve berada dipuncak dengan 63 poin hasil dari 26 laga, diikuti si Biru Langit di posisi kedua dengan 62 poin.

Perebutan scudetto Serie A dipastikan akan berlangsung ketat dan seru, meski ditengah suasana pandemi Covid-19.

Sarri tidak mungkin rela untuk melepas gelar begitu saja apalagi setelah ditumbangkan Napoli di Coppa Italia.

Maurizio Sarri dan Gelar di Negeri Orang

Tak bisa dipungkiri Maurizo Sarri adalah pelath dengan jam terbang tinggi, namun ia terlalu lama bergelut dengan tim papan bawah. Alhasil tak banyak gelar yang bisa ia raih.

Pencapaian terbesarnya Sarri saat ini adalah ketika ia mampu merebut juara Liga Eropa bersama Chelsea. Namun setelah itu gelar pun sepi menghampiri.

Juventus pun saat ini bukanlah tim yang dominan di Italia, beberapa kali ia mendapat kritik dari berbagai pihak, khususnya fans si nyonya tua.

Sebagian bahkan mempertanyakan soal pantas tidaknya Sarri melatih Juve, karena ia tak mendapat banyak gelar sebagai portofolio pelatih hebat, dan Sarri sangat terganggu dengan ini.

“Saya sedikit terganggu ketika saya mendengar bahwa saya tidak memenangkan apapun di Italia, karena sebenarnya saya mampu 8 kali mengantar tim promosi”,  ungkap Sarri seperti ditulis CNN.

Maurizio Sarri pun berharap banyak pada gelar Coppa Italia sebagai pematah kritik dan penjawab keraguan.

Sayang hal itu tidak terjadi, karena Napoli berhak atas Coppa Italia musim ini. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.