FPI Banten Bantah Terlibat Penganiayaan Pelaku yang Tertangkap di Ponpes Ciwalet

Wakil Panglima FPI Banten, Mohammad Roji saat memberikan keterangan kepada wartawan di Ponpes, Senin(12-2) foto-BantenTibun.
Wakil Panglima FPI Banten, Mohammad Roji saat memberikan keterangan kepada wartawan di Ponpes, Senin(12-2) foto-BantenTibun.

Wakil Panglima FPI Banten, membantah berita santer di medsos yang menuding 50 anggotanya terlibat penganiayaan pelaku yang tertangkap di Ponpes Ciwalet Cikole Pandeglang. FPI menuding ada pihak yang sengaja menyebarkan informasi tidak benar dan menyesatkan.

Pandeglang, BantenTribun.id- Wakil Panglima Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Banten. Muhammad Roji, membantah informasi yang beredar di medsos jika 50 anggota FPI telah melakukan penganiayaan terhadap pelaku penyusupan  yang diduga berencana melakukan pembunuhan terhadap pengasuh Ponpes Minhaajunnidzom, Kyai Encep Muhaemin, di Kampung Ciwalet, Majasari Pandeglang.

Menurut M. Roji, pada saat awal kejadian, tidak ada anggotanya yang berada di lokasi tertangkapnya orang yang diduga  berencana melakukan tindakan tersebut.

“Baru  dipertengahan atau sekitar satu jam pasca penangkapan dan tindakan pemukulan terhadap terduga, ada 5 anggota FPI yang kebetulan mau berangkat ke Tangerang, mampir ke lokasi karena ada yang mengabari. Jadi tidak benar kabar yang menyebut 50 orang anggota kami melakukan penganiayaan terhadap pelaku yang ditangkap,” kata M.Roji, kepada BantenTribun, Senin(12/2) di lokasi Ponpes Minhaajunnidzom, Ciwalet.

Pernyataan  Roji, dibenarkan oleh Ustadz Taufik. Menurutnya, Ia mengetahui dengan pasti, hanya ada 5 orang anggota FPI yang datang sesudah kejadian pemukulan terhadap terduga pelaku.

“Benar, dari 5 orang anggota FPI  yang ada pada saat kejadian tersebut, 4 orang diantaranya justru saya kenal. Mereka datang sesudah kejadian,” jelas Taufik.

Wakil Panglima FPI ini juga mengklarifikasi berita yang beredar di medsos yang memberitakan  seolah-olah penganiayaan terhadap terduga pelaku dilakukan 50 orang anggotanya.

“Itu jelas tidak benar, ini seperti sengaja dihembuskan  berita itu t untuk tujuan lain atau memfitnah FPI, saya belum tahu pasti,” terang M.Roji.(kar)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.