Efek Covid-19:Pengangguran di Amerika Melonjak

pengangguran amerika

BantenTribun.id- Covid-19 telah mempengaruhi ekonomi negara Adidaya Amerika Serikat. Departemen Tenaga Kerja setempat melaporkan rekor lonjakan pengangguran hingga 14.7 persen.

Belakangan seperti ditulis laman Hufftington Post, jumlah lonjakan pengangguran malah mendekati 25%.

“angka itu bahkan lebih buruk dari depresi 1933,” ungkap Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin.

Senada dengan Mnuchin, Chris Wallace menyampaikan pada Fox News Sunday menyatakan bila telah terjadi 7 juta pekerjaan yang hilang sejak 18 April.

“Jutaan orang saat ini tidak mencari pekerjaan dan yang lain setengah menganggur.” ungkap Wallace.

Melihat kondisi dimana banyak terjadi pengangguran, Mnuchin mengaku Amerika saat ini telah akan berkonsentrasi pada pembangunan ekonomi. “Ini bukan salah pekerja, juga bukan kesalahan bisnis, ini lebih karena virus.” ungkapnya.

Tak hanya Menteri Keuangan, Penasihat Gedung Putih, Kevin Hasset juga mengaku pada CBS dalam sebuah wawancara bertajuk Face The Nation menyatakan bila pengangguran bisa melonjak 20 persen karena Covid-19.

“Virus Corona telah menyebabkan banyak bisnis di seluruh negeri tutup,” ungkap Hasset.

Anjloknya ekonomi Amerika juga telah membuat Presiden Donald Trump dan beberapa Gubernur negara federal berusaha keras untuk menghidupkan ekonomi ke arah normal.

Beberapa aturan terkait protokol penanganan penyebaran virus dibuat lebih longgar.

Namun kebijakan itu juga berdampak pada meningkatnya kasus-kasus baru.

Michael Osterholm, Direktur Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular Universitas Minnesota pada NBC menyampaikan pendapatnya bila pembatasan sosial di Amerika akhirnya harus longgar, namun hal itu juga berdampak pada peningkatan kasus positif, kematian dan kekurangan alat pelindung diri untuk petugas kesehatan.

Ditulis The Hufftington, hingga minggu (10/5) ada lebih dari 1.3 juta kasus Covid-19, dengan 78 ribu kematian. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.