Cendikiawan Kampung; Disparitas Pendidikan dan Upaya Memutus Mahasiswa Putus Kuliah

cendikiawan kampung
Foto : Humas Pandeglang

Pandeglang membutuhkan banyak pihak yang memberikan solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan seperti yang dilakukan oleh cendikiawan kampung.

BantenTribun.id- Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa bisa dilakukan kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun. Cendikiawan Kampung membuktikan hal itu.

Betapa tidak, Gerakan Sosial yang berasal dari kampung di Kecamatan Pulosari Pandeglang itu, saat ini mampu menghimpun dana dan memberikan beasiswa kepada 27 anak yang akan mendapatkan fasilitas kuliah.

Atiah Ardiansyah sang penggagas CK, mengaku Gerakan Sosial Cendikiawan Kampung berawal dari Taman baca Masyarakat (TBM) Indung di Desa Sukasari Kecamatan Pulosari.

“Sekitar bulan maret 2019, kami mendengar kabar ada pembaca di TBM yang putus kuliah, penyebabnya ekonomi, padahal anak ini dapat beasiswa,” ungkap Atih.

Atih dan penggerak di Cendikiawan kampung sebenarnya telah berusaha untuk membujuk anak itu agar melanjutkan kuliah, namun tidak berhasil. “mungkin ia shock karena adik anak itu menglami kecelakaan,” terangnya.

Sadar dengan kondisi dimana ekonomi bakal menjadi batu sandungan bagi anak kampung yang ingin kuliah, ia dan tim berhasil membangun kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.

Tak ingin kejadian putus kuliah di kampung terulang, Atih yang juga dosen ilmu komunikasi di Universitas Mathla’ul Anwar itu memutuskan untuk fokus membangun cendikiawan kampung, dan kini telah ia deklarasikan pada tanggal (18/3/2020) lalu.

Disparitas Pendidikan  

Setelah kurang lebih tiga bulan berdiri, Kemarin (2/7) Atih disambut Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo Pandeglang.

Orang nomor satu di Pandeglang ternyata sangat mengapresiasi gerakan sosial yang didirikan Atih dan kolega.

“Sejujurnya memang masih ada disparitas dengan banten utara, untuk itu kita berharap kedepan akan ada beasiswa bagi para dokter misalnya, atau bidang lainnya sehingga banyak tenaga ahli dari kita (pandeglang),” harap Irna.

Lebih lanjut, Irna juga menyatakan bila Pemkab Pandeglang tidak menutup kemungkinan akan melakukan kerjasama untuk memberikan beasiswa dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Pandeglang. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.