Cegah Kluster Perkantoran Meledak, ASN Pandeglang bakal Diswab

Jumlah positif covid-19 di Pandeglang terus menaik. Kluster perkantoran jadi tempat penyebaran baru. Menekan sebaran di kluster ini agar tidak meledak,  semua ASN Pandeglang bakal di Swab.

kluster perkantoran pandeglang
Seorang ASN nampak akan menjalani Tes swab di Aula BPKD Pandeglang, Selasa (15/9/20)( foto- BantenTribun)

Pandeglang,BantenTribun.id—Jumlah penderita positif terpapar covid-19 di Kabupaten Pandeglang terus mengalami peningkatan.

Sampai hari ini, Selasa, 15 September 2020 pukul 14 siang, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pandeglang, angka positif covid sudah mencapai 71 orang.

Jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 7 orang dibanding sehari sebelumnya, Senin(14/9/20).

Penyebaran covid-19, juga sudah merambah ke perkantoran atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pandeglang, dan menjadi kluster baru penyebaran. Pemda Pandeglang pun melakukan tes Swab bagi ASN sebagai prioritas.

“ Dilakukan tes Swab bagi ASN Pandeglang dengan OPD yang diprioritaskan untuk menekan penyebaran covid dari kluster perkantoran ini. Hari ini tes swab juga dilakukan dan diikuti beberapa OPD,” jelas Surya Darmawan, sekretaris tim penanganan Covid-19, kepada BantenTribun, Selasa, 15 September, 2020.

“ Ya, di Kecamatan Jiput baru dilakukan  tes Swab tadi, tepatnya di RT 01. Diikuti 49 orang dari ASN dan warga terdekat,” imbuh Mukhtar. Sekretaris Kecamatan Jiput, lewat WhatsApp, kepada BantenTribun.

Sekmat Jiput, Muhtar (T-shirt merah), sesaat sebelum menjalani tes sweb, selasa (15/9/20)

Surya Darmawan juga menghimbau ASN agar tidak perlu takut mengikuti tes swab ini, karena dengan cara ini pula penyebaran covid dapat dipantau dan ditekan.

“ ASN tidak perlu takut untuk mengikuti  tes swab, karena dengan cara ini setidaknya bisa melindungi diri dan keluarga tercinta dari infeksi covid,” jelasnya.

Swab test, yang diyakini sebagai metode pemeriksaan covid yang paling akurat dalam mendeteksi virus Sars-Cov.

Metode ini  bekerja dengan cara pengambilan specimen lendir, dengan memasukkan alat seperti cotton bud, namun ukurannya lebih panjang, ke dalam lubang hidung hingga mentok di bagian belakang dan menyerap cairan atau lendir.

Sampai hari kemarin, 7 ASN berasal dari 4 OPD, diketahui positif Covid, dan menjadi kluster perkantoran.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang, Ramadani, mengatakan ke-tujuh orang ASN yang positif,   terdiri pejabat  dan staf di lingkungan Pemda Pandeglang berada di Dinas Pariwisata 1 orang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) 1 orang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (DPUPR) 1 orang dan Setda Pandeglang 4 orang.

“ ASN yang terpapar sebagian dari Jakarta. Mereka mengikuti rapat-rapat di Jakarta, kembali ke sini, setelah 5 hari ternyata terkonfirmasi Covid-19,” jelasnya.

Untuk tracking kasus itu, kata Ramadhani,  sudah dilakukan  tracking oleh pihak Puskesmas sesuai domisili pejabat dan staff  yang positif.

“Sudah, kami lakukan tracking di lingkungan Pemda Pandeglang hingga ke rumah-rumah yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut,” jelasnya .*(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.