Cegah Kantor Jadi Cluster Covid, Menpan Minta Instansi Pemerintah Dirikan Crisis Center

Crisis Center diminta menjadi satu bagian penting dalam penanganan Covid 19 di lingkungan instansi pemerintah. Kemenpan menyampaikan pentingnya hal itu dalam Surat Edaran mereka.

crisis center

BantenTribun.id- Perkembangan Covid 19 secara nasional cukup memprihatinkan. Jumlah kasus terkonfirmasi positif secara nasional juga tinggi. Salahsatu penyumbangnya adalah Kantor Pemerintah.

Terkait hal itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), meminta semua instansi pemerintah mendirikan Crisis Center.

Permintaan itu sebagaiman termaktub dalam Surat Edaran Menpan Nomor 69/2020 tanggal 24 September 2o2o.

Dalam surat tertulis, fungsi Crisis Center pertama untuk memastikan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah patuh terhadap protokol kesehatan yang berlaku.

Kedua, adanya Crisis Center diharapkan semua aparatur di lingkungan pemerintah terhindar dari penularan Covid 19 dan tetap bekerja produktif seperti biasanya.

Kemudian yang ketiga, adanya Crisis Center juga bisa memudahkan koordinasi antara pusat dan daerah dalam penangana Covid 19. Instansi bisa dipantau jika merea patuh atau abai terhadap kebijakan penanganan Covid baik terhadap kebijakan pusat maupun daerah itu sendiri.

Keempat kehadiran Crisis Center juga dimaksudkan agar instansi pemerintah dapat berkoordinasi langsung dengan petugas medis di puskesmas, Dinas Kesehatan maupun tim Satgas.

Kelima jika ada ASN atau keluarga ASN yang terpapar Covid, baik positif, probable, suspek atau yang memiliki riwayat kontak erat dengan penyintas Covid bisa langsung ditangani, dengan Call Center 24 jam.

Jika terdapat pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19, Tim Penanganan Covid-19 harus cepat melakukan beberapa tindakan, antara lain melaporkan kepada Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat sesuai dengan prosedur yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah setempat.

Selain itu, tim Covid 19 juga harus menyampaikan kasus terkonfirmasi itu kepada seluruh pegawai kantor secara terbuka.

Selanjutnya, tim Covid 19 daerah melakukan tracing atau penelusuran terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan individu yang terkonfirmasi positif.

Kemudian, Tim Penanganan Covid-19 memberikan rekomendasi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian atas pelaksanaan kegiatan operasional kantor sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Disamping itu, pemberian rekomendasi tersebut sebagai upaya penegakan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor.

Tim Penanganan Covid-19 juga diharapkan melaporkan secara berkala pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi masing-masing. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.