Penuhi Kebutuhan Nasional, Berikut Cara Meningkatkan Produksi Susu Sapi Yang Efektif

Cara meningkatkan produksi susu sapi yang efektif perlu ditempuh untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Saat ini porsi produksi susu nasional masih rendah, sehingga perlu impor dari luar negeri.

cara meningkatkan produksi susu

BantenTribun.id- Susu Sapi merupakan asupan yang baik bagi tubuh, terlebih saat ini saat dunia termasuk Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmiata mengungkap, Susu menjadi asupan yang berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari infeksi virus corona.

“Di masa pandemi, konsumsi susu menjadi sangat penting untuk meningkatkan imunitas tubuh, untuk meminimalisir potensi penularan Covid 19,” ungkap Ketut.

Meski baik untuk kesehatan, menurut Ketut, tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia masih rendah.

Data Badan Pusat Statistik menunjukan konsumsi susu Indonesia sekitar 16.23 kg/kapita/tahun. Tertinggal oleh negara-negara tetangga seperti Filipina 17.8 kg/kapita/tahun, Thailand 22.2 kg/kapita/tahun, Myanmar 26.7 kg/kapita/tahun dan Malaysia 36.2 kg/kapita/tahun.

Rendahnya tingkat konsumsi juga dibarengi dengan masih rendahnya produksi susu nasional.

Menurut Ketut, Data dari Direktorat yang ia pimpin menunjukan, produksi susu nasional pada tahun 2019 baru mencapai sekitar 4 ribu ton. Nilai itu jauh dari tingkat kebutuhan susu nasional. “produksi itu baru sanggup memasok 22 persen dari kebutuhan,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi tersebut perlu cara untuk meningkatkan produksi susu, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan 60 persen kebutuhan konsumsi dalam negeri.

Cara Meningkatkan Produksi Susu Sapi baru

Salah satu cara meningkatkan produksi susu sapi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian adalah dengan meningkatkan populasi ternak sapi perah, melalui program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Dalam Negeri (SIKOMANDAN).

Cara meningkatkan produksi susu sapi lewat program Kementan itu tidak akan efektif tanpa adanya manajemen pakan dan kesejahteraan sapi perah yang baik.

Asupan Makanan

Salah satu cara untuk meningkatkan produksi susu sapi adalah dengan memberikan asupan pakan kering seperti jerami atau silase, bukan rumput hijau segar.

Pakan kering, terutama yang sudah di fermentasi, akan berpengaruh pada kualitas rumen ternak ruminansia.

Selain itu, pakan yang sudah di fermentasi akan memudahkan proses pencernaan sapi, dan itu akan berdampak pada peningkatan produksi susu sapi.

Cara meningkatkan produksi susu sapi melalui manajemen pakan yang efektif juga harus memperhatikan beberapa pakan tambahan termasuk legum, konsentrat dan biji-bijian.

Dengan rasio campuran total yang tepat, akan memberikan makanan seimbang pada sapi untuk berikutnya diguanakan sapi dalam memproduksi susunya.

Soal asupan makanan, perlu juga diperhatikan asupan protein untuk susu.

Dilansir dari laman engormix, protein kasar sangat penting untuk meningkatkan kualitas susu sapi.

Kebutuhan protein kasar untuk 1,350 pon sapi yang menghasilakn 3.6 persen lemak susu berkisar atanra 14 hingga 18 persen total bahan kering.

Asupan protein kasar dan protein ang tidak dapat di degradasi dapat menghindari dampak negatif dari bahan kering.

Kenyamanan

Selain pakan, sapi perah juga perlu dijaga agar tetap nyaman dan tidak stres. Kenyamanan sapi bisa ditempuh dengan menjaga kualitas dan kebersihan kandang tetap baik.

Sapi membutuhkan tempat istirahat dengan prmukaan lantai yang bersih dan tidak kasar, sehingga ia bisa berbaring dan tidur dengan nyaman.

Waktu istirahat sapi yang cukup akan berpengaruh pada peningkatan produksi susu.

Selain soal kondisi kandang, faktor lingkungan seperti kondisi iklim juga harus diperhatikan, karena bisa berpengaruh pada produksi susu.

Berikut penjelasan cara meningkatkan produksi susu sapi, semoga bermanfaat. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.